Kamis, 30 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ke Puncak Botu, PKS Tutupi Celah di Dapil V 

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline Kabar Politik , pada Senin, 16 Juli 2018 | 23:59 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemilu 2014 nampaknya menjadi pembelajaran bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membidik kursi di DPRD Provinsi Gorontalo. Betapa tidak, pada Pemilu tersebut PKS hanya absen pada perolehan kursi di Dapil V (Gorontalo Utara).

Artinya, ketika akan kembali untuk menjadi salah satu kontestan pada Pemilu legislatif 2019, PKS sudah pasti akan menutupi celah pada 2014. Terbukti, pada pendaftaran di KPU Provinsi Gorontalo, ada perubahan skema yang sedikit berbeda dibanding dengan nama-nama yang disordokan pada pemilu 2014 lalu.

Perlu disampaikan bahwa PKS pada Pemilu legislatif 2014 lalu, berhasil mengantar kadernya ke Puncak Botu (Sebutan lain DPRD Provinsi-red) diantaranya, Helmi Adam dari Dapil I (Kota Gorontalo), Irwan Mamesah dari Dapil II (Bone Bolango), Yasin Usman Dilo dari Dapil III (Kabgor A), Manaf Hamzah dari dapil IV (Kabgor B) dan Ilham Kuntono dari Dapil IV (Boalemo-Pohuwato). PKS hanya absen di Dapil V (Gorontalo Utara).

Pemilu 2019 nanti, PKS sepertinya tak ingin lagi mengulangi kegagalan dalam mendapatkan satu jatah kursi pimpinan DPRD Provinsi. Usai menyerahkan pendafataran bakal calon anggota legislaslatif (Bacaleg) DPRD Provinsi, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Gorontalo Helmi Adam menyatakan, PKS menargetkan tujuh kursi di DPRD Provinsi.

“Alhamdulilah kami menjadi pendaftar pertama Bacaleg DPRD Provinsi. Mohon doanya agar target kami 7 kursi bisa tercapai di 2019,” jelasnya.

Target 7 kursi di DPRD Provinsi menjadi target aman untuk bisa mendapatkan satu kursi pimpinan DPRD Provinsi.

Gambarannya, empat partai yang meraih kursi pimpinan lewat hasil pemilu 2014 yaitu Golkar, PAN, PDIP dan Hanura mendapatkan paling sedikit 5 kursi.

Golkar yang memperoleh jatah kursi Ketua DPRD mengoleksi 12 kursi. Lalu, PAN dengan 7 kursi mendapatkan posisi wakil ketua I. Disusul PDIP 6 kursi memperoleh posisi wakil ketua II dan Hanura 5 kursi mendapatkan kursi wakil ketua III.

(Visited 6 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar