Rabu, 30 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kearsipan Pemprov Gorontalo Raih Kategori Baik

Oleh Jamal De Marshall , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 26 Februari 2020 | 17:05 WITA Tag: ,
  Wakil Gubernur Idris Rahim (Kiri) ketika menerima penghargaan pengawasan kearsipan tahun 2019 dari MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo, pada Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan di Hotel Sunan Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, SURAKARTA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menyabet penghargaan. Jika sebelumnya, penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Kali ini penghargaan yang diraih adalah pengawasan kearsipan tahun 2019 yang dilaksanakan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo kepada Wakil Gubernur (Wagub) Idris Rahim, pada Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan di Hotel Sunan Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

BACA  Jalan Sehat, Hamim - Merlan Sapa Warga Bulango Selatan

“Alhamdulillah kinerja kearsipan kita semakin baik dan berhasil meraih peringkat 12 nasional dengan kategori Baik,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim usai menerima penghargaan dari Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

Idris menuturkan, Pemprov Gorontalo melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) terus melakukan penataan penyelenggaran kearsipan, di antaranya melalui peningkatan sarana kearsipan dan kapasitas sumber daya aparatur. Ke depan Idris berharap, penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

BACA  Silaturahmi dengan Pimpinan OPD, Mitran Tuna Ingatkan Penanganan Covid-19

“Seluruh pencipta arsip baik instansi pemerintah maupun lembaga penyelenggara kearsipan di Provinsi Gorontalo harus bersinergi dan terus melakukan penataan kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Idris.

Sementara itu Kepala Dinas Arpusda Provinsi Gorontalo Sul Moito menjelaskan, pengawasan yang dilakukan oleh ANRI mencakup delapan aspek penyelenggaraan kearsipan yaitu ketaatan terhadap aturan perundang-undangan bidang kearsipan, program kearsipan, serta pengolahan arsip dengan potensi sekurang-kurangnya 10 tahun. Aspek lainnya yang dinilai menyangkut penyusutan arsip, pengelolaan arsip statis, sumber daya manusia kearsipan, kelembaga kearsipan, serta sarana dan prasarana kearsipan.

BACA  Dari Pelantikan Penyuluh IPKB, Nelson : Program KB Dapat Majukan Daerah

“Menyangkut sarana dan prasarana ini kita belum memiliki depo arsip. Ini yang menjadi tantangan untuk kita wujudkan bersama ke depan sehingga pengelolaan dan penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo semakin baik lagi,” pungkas Sul Moito.

Sementara, berdasarkan hasil pengawasan kearsipan tahun 2019, Kearsipan Provinsi Gorontalo memperoleh nilai 62,59 poin dengan kategori Baik. Hasil tersebut menempatkan Provinsi Gorontalo pada peringkat ke-12 dari 34 provinsi, setelah pada tahun 2018 hanya berada pada peringkat ke-17 dengan kategori Cukup.(adv/rwf/hg)


Komentar