Kebakaran di Tilamuta, Penyebab Diduga Arus Pendek

Sejumlah petugas berupaya memadamkan api yang nyaris melalap rumah salah seorang warga di Tilamuta. (Foto Istimewa)

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Satu unit rumah di Perum Piloliyanga, Tilamuta, Boalemo, terbakar. Rumah milik Yuriko Mohamad terbakar pada (11/12/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Meskipun tak ada korban jiwa, namun pasangan Iko Abdullah dan Yuriko Mohamad alami kerugian puluhan juta.

Informasi yang berhasil dihimpun, tetangga melihat kepulan asap dari lantai II rumah tersebut. Kabarnya, pemilik rumah tidak sedang berada di dalam. Sementara versi lain, menyebutkan saat kejadian, pemilik rumah Iko Abdullah masih terlelap di bagian lantai dasar.

Selain Iko, terdapat juga tiga karyawan Depot Air Minum. Maklum, rumah kediaman Yuriko Mohamad juga sebagai Guru SMK Boalemo itu punya usaha depot di bagian lantai dasar. Sementara itu, Yuriko Mohamad baru saja tiba di Kota Gorontalo dari Tanah Suci usai menunaikan ibadah umrah.

Melihat kepulan asap yang disertai percikan api, warga setempat langsung berupaya membantu memadamkan. Bahkan, ada berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian.

Selang beberapa menit dua armada pemadam kebakaran milik Pemkab Boalemo dikerahkan dibawah pimpinan Kasatpol-PP, Ir. Mans Mopangga. Dibantu pihak kepolisian dari Polsek Tilamuta dan Polres Boalemo serta masyarakat sekitar kobaran api berhasil dipadamkan selang hampir satu jam. Sehingga kobaran api tidak sampai menyerembet ke lantai dasar.

Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan SIK.MH saat dikonfirmasi usai kejadian itu menyampaikan dari hasil pengamatan awal disebabkan korsleting listrik. Karena sebelum terjadi kebakaran, listrik di rumah tersebut macet. Sempat terjadi mati dan kembali hidup. Kejadian itu berulang sebanyak 2 kali.

“Total kerugian sementara akibat bencana kebakaran ditaksir kurang lebih Rp 75.000.000. Terdiri dari perlengkapan rumah, speaker, mesin generator, perlengkapan depot air minum dan bangunan rumah semi permanan pada bagian lantai 2,” jelas Kapolres AKPB Amhad Pardomuan SIK.MH.(nrt/hg)