Senin, 14 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kedepankan Sikap Humanis, Petugas Minta Segera Tutup Toko Non Pangan

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Jumat, 22 Mei 2020 | 01:05 WITA Tag:
  Petugas gabungan ketika mendatangi salah satu toko pakaian di Kota Gorontalo, Kamis (21/5/2020) guna meminta agar segera ditutup. . (Foto: Natha/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Aparat gabungan yang terdiri dari TNI/Polri dan Satpol-PP mengambil langkah cepat terkait kebijakan penutupan tempat perbelanjaan non pangan. Ya, dimulai dari pusat perbelanjaan di kompleks pertokoan Kota Gorontalo, aparat gabungan meminta kepada para pemilik toko untuk menutup usahanya.

BACA  Gorontalo Masuk 11 Provinsi Taat Inpres Nomor 6

Dalam melakukan hal itu, para petugas mengedepankan sikap humanis.

“Sesuai perintah pak Gubernur, kita harus bersikap humanis ketika menjalankan tugas untuk meminta para pemilik toko menutup usahanya,” ungkap Kakan Satpol-PP Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad ketika dihubungi Hargo.co.id, Kamis (21/05/2020) .

BACA  Tak Kenakan Masker, 13 ASN di Kabgor Diberi Sanksi

Dirinya menegaskan, sebenarnya dalamĀ  Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diatur mana toko yang bisa buka dan mana yang tidak.

“Di Pergub PSBB, ada pasal-pasal yang mengatur mana toko yang bisa buka dengan pembatasan protokol kesehatan dan tidak bisa sama sekali,” ujar Sudarman.

BACA  Suharso Bangga, Produksi Jagung Gorontalo Meningkat Pesat

Lebih lanjut, Sudarman menegaskan, razia ini akan dilaksanakan hingga 7 hari kedepan sesuai yang tertuang dalam surat edaran,” pungkas Sudarman.(adv/rwf/hg)


Komentar