Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kehadiran Monumen BJ. Habibie Menjadi Berkah Bagi Pedagang 

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Ragam , pada Rabu, 28 April 2021 | 07:05 WITA Tag: ,
  Para pedagang yang mangkal di sekitaran Monumen BJ. Habibie, Isimu, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istimewah/Nurhilmi Hasan untuk Hargo)


Hargo.co.id, GORONTALO – Monumen Presiden III Indonesia, BJ Habibie yang terletak di pintu gerbang Bandara Djalaludin Tantu, Isimu, Kabupaten Gorontalo, bukan sekadar untuk selfie belaka. Namun, kehadirannya juga mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar. 

  Sejak diresmikan pada Senin, (25/11/2019), monumen ini sudah banyak dikunjungi warga dari berbagai penjuru. Baik yang sengaja datang, maupun yang kebetulan melintas di tempat tersebut. Maklum, lokasinya tepat berada di jalur Trans Sulawesi. 

Selain menjadi tempat untuk mengabadikan momen, tempat ini justru dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis bagi masyarakat sekitar khususnya para pedagang untuk menjajakan dagangannya. Adapun jajanan yang dominan ditemui saat berkunjung ke tempat ini yaitu, nugget, pentol telur dan crepes. 

“Daripada harus keliling, lebih baik saya dagang pentol di sini. Sudah sekitar setahun lebih saya jualan di sini. Pilih mangkal di sini karena lokasi ini juga banyak dikunjungi orang-orang,” ujar Irpan Ali salah seorang pedagang pentol ketika ditemui di lokasi. 

Adakah waktu tertentu jualan laris manis? Irpan mengungkapkan jika setiap Malam Kamis dan Malam Minggu pendapatan meningkat karena pengunjung lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari lain. Biasanya pendapatan yang didapatkan sekitar Rp 400 an, tergantung banyaknya pengunjung.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang  lain, Ismail Umadi  yang mengatakan pendapatan yang diperoleh saat berjualan di depan Monumen BJ. Habibie terhitung cukup. 

“Pendapatan yang saya peroleh tidak menentu, kisarannya dari Rp 300 an bahkan lebih. Tapi cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Kami berharap tak ada larang untuk berjualan di sini, agar kami dagangan kami juga laris manis,” ungkap Ismail. (hilmi/ung/hargo).

BACA  Berburu Takjil di Jalan Ahmad Yani Kota Gorontalo 

Komentar