Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kejari Boalemo Ungkap Perkara KONI, Ini Tersangkanya

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Boalemo Metropolis , pada Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:05 PM Tag: , , ,
  Kajari Boalemo Ahmad Muchlis, saat memberikan keterangan Pers. (Foto : Abdul Majid Rahman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo, berhasil mengungkap dugaan perkara korupsi dana hibah KONI yang sedang ditangani, dan menjadi atensi serius sejak beberapa bulan terakhir ini.

Informasi dihimpun Hargo.co.id, salah seorang pejabat perempuan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Boalemo, berinisial TM, ditetapkan sebagai tersangka pada perkara tersebut.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Boalemo, Ahmad Muchlis, dalam keterangannya Rabu dini Hari, (27/10/2021), menjelaskan, penetapan tersangka sudah melalui tahapan yang ada dan berdasarkan bukti formil dan materil yang dikumpulkan.

“Tersangka telah melakukan penyaluran dana hibah KONI dari 2018 sampai 2020, tidak sesuai dan bahkan ada yang fiktif,” ungkap Ahmad kepada sejumlah awak media di Kantor Kejari Boalemo.

Saat ini tersangka sudah langsung digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan dan Anak Kelas II B, Kabupaten Gorontalo.

“Tersangka ditahan, karena dikhawatirkan akan melarikan diri. Atau menghilangkan barang bukti,” jelas Kajari.

Atas dugaan perbuatannya lanjut Kajari Boalemo, tersangka terancam kurungan badan maksimal 20 Tahun. Sesuai Pasal 2, Pasal 3, atau Pasal 12 huruf e UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Adakah tersangka lain pada perkara KONI Boalemo? masih dalam keterangannya, Kajari menegaskan, jika ditemukan 2 alat bukti, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menetapkan tersangka lainnya.

“Kerugian Negara berdasarkan LHP audit BPKP, sekitar 700 juta sekian,” ungkap Kajari menandaskan. (*)

Penulis: Abdul Majid Rahman

(Visited 1.149 times, 1 visits today)

Komentar