Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kejari Gorontalo Tahan Mantan Kadis PU Kabgor, Ingin Tahu Kenapa?

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Senin, 25 Januari 2021 | 19:05 WITA Tag: ,
  Dua orang tersangka pembangunan gedung DPRD Kabgor yang ditahan Kejari Gorontalo, Senin (25/01/2021). (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Mantan Kepala Dinas (Kadis) PU Kabupaten Gorontalo (Kabgor), berinisial ANM ditahan oleh Kejari setempat. ANM ditahan bersama pengawas lapangan pembangunan gedung DPRD Kabgor yang berinisial MBS.

Informasi yang berhasil dihimpun, dua tersangka ditahan atas limpahan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo ke Kejari Gorontalo pada Senin 25/01/2021. Proyek pembangunan ini beralamat di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, pada 2008.

BACA  Bantuan Sosial di Kabupaten Gorontalo Dievaluasi

Kajari Gorontalo, Armen Wijaya melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) , Bambang Nurdyantoro menyampaikan, Tim Kejari Kabupaten Gorontalo menerima tahap ll dari Kejati Gorontalo terkait tindak pidana korupsi tersebut

“Kejati Gorontalo melimpahkan dua tersangka yang pertama atas nama ANM selaku pengguna anggaran dan MBS selaku pengawas lapangan,” ungkap Bambang Nurdyantoro kepada sejumlah wartawan.

BACA  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Gorontalo Launching Inovasi Pendidikan dan Kebudayaan

Saat ini, kedua tersangka yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp.1,3 miliar itu,  telah ditahan oleh Kejari Gorontalo di Lapas Kelas II Kota Gorontalo, terhitung 25 Januari 2021 hingga tanggal 13 Februari 2021. Pihaknya, Kata dia, akan melimpahkan berkas perkara tindak pidana koruspi (tipikor) keduanya ke pengadilan Kabupaten Gorontalo pada pekan ini.

BACA  Luncurkan Sertifikat Elektronik, Kementerian ATR Modernisasi Pelayanan

“Pasal yang disangkakan adalah pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 UU Tipikor dan subsider pasal 3 junto pasal 18 UU nomor 31 tentang tindak pidana korupsi,” ungkap Bambang Nurdyantoro.

Selain kedua tersangka tersebut, Kejari Gorontalo juga telah menetapkan dua orang tersangka lainnya yaitu AM dan JH. Keduanya kini tengah mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Gorontalo.(hiu/hg)


Komentar