Kamis, 7 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kekeringan dan Padi Diserang Hama, Petani Gagal Panen

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 1 Agustus 2018 | 11:08 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Para petani di Kabupaten Gorontalo (Kabgor) khususnya Kelurahan Pone, Kecamatan Limboto terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, areal persawahan mereka dilanda kekeringan. Kondisi itu diperparah lagi dengan tamana padi yang habis diserang hama.

Pantauan Hargo.co.id (Gorontalo Post Grup), persawahan yang rusak terdapat di wilayah Kecamatan Limboto dan Limboto Barat. Salah seorang petani, Arman (39), kepada Gorontalo Post mengatakan, ia bersama petani lain di wilayah itu harus pasrah menerima kenyataan bahwa tanaman padi yang mereka tanam sudah rusak.

“Sejak dua bulan terakhir, banyak padi yang mati. Terpaksa kami harus melakukan panen lebih awal. Tentu saja kerugiannya sangat besar,”ungkap warga Kelurahan Pone, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini.

Dirinya berharap agar pemerintah terkait bisa memikirkan dan mencari solusi terkait permasalahan ini. Terkait hal itu, Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo, angkat bicara.

Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu mengungkapkan, gagal panen di Kecamatan Limboto dan Limboto Barat disebabkan oleh irigasi dan saluran air di area persawahan tidak tertata dengan baik.

“Saya sudah meminta Kepala Dinas Pertanian untuk mencarikan solusi dari semua masalah ini. Kekeringan yang terjadi akibat pergantian iklim. Jika kekeringan ini berlangsung lama, maka solusi lainnya adalah dengan mengganti padi dengan tanaman palawija,” tutur Nelson.

Guru besar bidang Lingkungan hidup Dirinya berjanji secepatnya pemerintah akan mencarikan solusi terkait persoalan gagal panen yang melanda sebagian petani di Kabupaten Gorontalo. (tr58/gp/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar