Keluarga Korban Gantung Diri Tolak Dilakukan Otopsi

Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun, SE

-

Hargo.co.id. GORONTALO – Usai peristiwa gantung diri yang menggegerkan warga, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan berita acara penolakan otopsi, sehingga korban hanya dilakukan visum luar oleh tim medis.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, korban yang tercatat sebagai siswa kelas 12 di SMK Negeri 3 Kota Gorontalo tersebut dikebumikan oleh pihak keluarga setelah Sholat Ashar.

Baca Juga: Pemuda di Gorontalo Gantung Diri, Ingin Tahu Penyebabnya?

Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun ketika diwawancarai mengatakan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Telaga menghimbau kepada orang tua agar senantiasa mengawasi putra dan putrinya, sehingga tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Sangat penting pula pemahaman ilmu agama kepada anak-anak kita agar mereka memiliki filter ketika mereka akan berbuat sesuatu yang diluar nalar kewajaran,” ungkapnya.

Terkait dengan peristiwa gantung diri tersebut, tentu hal ini menjadi perhatian dari Polsek Telaga.

“Kami tetap melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan sejumlah saksi-saksi terkait dengan peristiwa ini. Dugaan sementara, korban gantung diri karena sepeda motornya hilang dan hendak dibelikan sepeda motor baru oleh orang tuanya,” pungkasnya. (kif/hg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *