Rabu, 23 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kelurahan Bugis Terendam Lagi, Ada Apa di Hulu Sungai Bone

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 25 Juli 2020 | 19:05 WITA Tag:
  Puluhan rumah warga di Jalan Jend. Pol. A. Sudjarwo, Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo terendam banjir akibat luapan air Sungai Bone. (Foto: Zulkifli Polimengo/Hargo.co.id)


Hargo.co.id, GORONTALO – Musibah banjir kembali terjadi dan menggenangi permukiman warga yang ada di sejumlah kelurahan di Kota Gorontalo pada Sabtu (25/07/2020).

Salah satunya seperti yang terjadi di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, dimana ratusan rumah warga menjadi langganan tergenang banjir karena luapan air Sungai Bone, setelah sejumlah wilayah di Bone Bolango dan Kota Gorontalo diguyur hujan.

Menurut salah seorang warga yang rumahnya menjadi langganan banjir, air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar sejak pukul 13.00 Wita.

BACA  Bahas Banjir, Nelson Pomalingo Rembuk Bareng Lintas Kementerian
Puluhan rumah warga di Jalan Jend. Pol. A. Sudjarwo, Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo terendam banjir akibat luapan air Sungai Bone. (Foto: Zulkifli Polimengo/Hargo.co.id)

“Sekitar jam 1 siang tadi, air memang sudah mulai naik, hingga sekarang (Pukul 17.00 Wita) ketinggian air di jalan mencapai paha orang dewasa,” ujar Kris (Warga Kelurahan Bugis).

Lebih lanjut Kris juga mengungkapkan, dimana air banjir yang menggenangi pemukiman warga setempat, arusnya tidak terlalu kencang, hanya saja mengandung lumpur yang tebal. Dirinya mempertanyakan. Ada apa di hulu Sungai Bone?

“Sejak 1993, bencana banjir ini terjadi dengan jangka waktu yang lama. Namun sekarang hanya berselang 2 – 3 minggu saja setiap kali hujan, bahkan airnya mengandung material lumpur yang cukup tebal. Pendapat saya ya mungkin saja di gunung sana sudah banyak aktivitas pembalakan liar, dan ini yang mesti ditertibkan demi kepentingan banyak orang,” ungkap Kris.

BACA  Kandidat dari Partai Nasdem Diminta Tak Cari Kekuasaan

Mewakili warga Kelurahan Bugis, Kris juga menerangkan dimana untuk bantuan bahan pokok dari pihak kelurahan, masih banyak warga terdampak banjir yang tidak mendapatkan haknya,

“Untuk bantuan dari pemerintah Kelurahan, banyak kami disini yang tidak mendapatkannya, kalaupun ada, itu tidak pernah sampai. Yang ada hanya dari para donatur atau dermawan maupun komunitas serta TNI-POLRI, bahkan dari awal banjir hingga membersihkan material banjir, Aparat TNI-POLRI yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat,” terang Kris.

BACA  Bulawa Kembali Diterjang Banjir, OPD Keroyokan Bantu Warga Terdampak

Dari pantauan langsung Tim Liputan Hargo.co.id, hingga pukul 18.00 Wita, volume air banjir yang menggenangi permukuman warga di sejumlah kelurahan di Kota Gorontalo sudah berangsur surut, namun begitu volume air bisa saja naik jika sejumlah wilayah di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo masih di guyur hujan.(zul/hg)


Komentar