Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kembali Berulah, 109 Narapidana Asimilasi Langsung Ditangkap

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 15 Mei 2020 | 12:05 PM Tag: , ,
  Polisi menangkap dua napi asimilasi yang kembali beraksi di Kota Bandung. Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Hargo.co.id, JAKARTA – Polri terus menindak para narapidana (napi) asimilasi yang kembali berulah setelah bebas. Hingga saat ini, Polri sudah menangkap sebanyak 109 napi asimilasi lantaran mereka kembali berulah.

Seperti yang dilansir jpnn.com, “Total ada 109 napi asimilasi yang kembali melakukan kejahatan. Sekarang sudah kami tangkap,” ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (14/5).

Ahmad menerangkan, ada lima polda yang paling banyak menindak para napi asimilasi yaitu, Polda Jawa Tengah (15 kasus), Polda Sumatera Utara (14 kasus), Polda Jawa Barat (11 kasus), Polda Kalimantan Barat (10 kasus), dan Polda Riau (9 kasus).

“Sisanya tersebar di seluruh polda yang ada,” sambung Ahmad.

Perwira menengah ini merinci, jenis tindak pidana yang paling banyak dilakukan para napi itu adalah pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 40 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 16 kasus, dan pencurian dengan kekerasan (curas) 15 kasus.

Jenis kejahatan lainnya yakni, penyalahgunaan narkotika (12 kasus), penganiayaan dan pengeroyokan (11 kasus), pemerkosaan dan pencabulan (2 kasus), penipuan dan penggelapan (2 kasus), pembunuhan (2 kasus), perjudian (1 kasus), dan satu kasus kejahatan lainnya.

Ramadhan menambahkan, kebanyakan dari para napi melakukan aksinya karena kondisi masalah ekonomi.

“Jadi, motifnya didominasi faktor ekonomi, terutama pada kejahatan terhadap properti seperti curat, curas, dan curanmor,” tandas Ahmad.(cuy/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul yang sama. Pada edisi Kamis, 14 Mei 2020.
(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar