Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kembali Polisi Sita Ratusan Snack dan Minuman Kedaluarsa

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 31 Mei 2017 | 13:35 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id LIMBOTO – Peredaran makanan ringan (snack) dan minuman kemasan kedaluarsa di Gorontalo perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Jika ingin membeli, pastikan terlebih dahulu masa ekspaiernya (tanggal kedaluarsa). Sebab, saat ini tidak sedikit makanan kedaluarsa beredar di toko-toko dan mini market. Seperti terungkap di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo.

Di Kabuapten Gorontalo, lebih dari rutusan makanan ringan dan minuman kemasan kedaluarsa disita petugas Polres Gorontalo dari sejumlah toko dan mini market di wilayah Telaga dan Telaga Biru dalam Operasi Cipta Kondisi (Cikpon) yang digelar selama dua hari (29-30/5).

Pantauan Gorontalo Post, pada Senin (29/5), petugas Polres turun operasi sejak pukul 10.00 Wita. Operasi dimulai dari wilayah Limboto kemudian berlanjut ke Telaga Biru, dan Telaga.

Petugas memasuki satu per satu toko yang ada, juga mengecek jualan dari para pedagangan kaki lima (PKL). Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa semua dagangan makanan ringan dan minuman kemasan yang dijual.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata ditemukan banyak makanan dan minuman kedaluarsa, mulai dari jenis mie instan, roti, snack, sampai minuman sirup dan susu kaleng.

Masa berlaku ada yang sudah lewat beberapa hari, minggu, bahkan ada juga lebih dari sebulan.

Pihak kepolisian pun langsung melakukan penyitaan serta memberikan peringatan keras kepada para pedagang yang ditemukan menjual dagangan kedaluarsa tersebut.

Fitrianti Umar (41), salah satu pemilik toko yang diwawancarai awak media mengaku tidak menyadari bila beberapa makanan dan minuman kemasan yang dijualnya sudah kedaluarsa.

“Ini kesalahan karyawan saya yang tidak memisahkan barang sudah ekspair itu, saya sudah peringatkan mereka untuk memperhatikannya. Tapi, lagi barang-barang mereka lalai,” katanya.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar