Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kenangan Walikota ke II : Antara Karya dan Golkar

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 27 Juli 2017 | 19:14 WITA Tag:
  


Oleh – Nurhadi Taha

Taki Niode Adalah Walikota Periode 1963 – 1971 Nahkoda Kota Kedua setelah Mengantikan Atje Slamet selang Periode 1961 – 1963. Taki Niode Semasa Hidupnya Pernah Belajar Wayne State Unviversity Detroit Amerika Serikat. (1961 – 1962)

Banyak Cerita Soal Sang Walikota Ini memang saya di tahun kepemimpinannya saya belum terlahir di Muka Bumi tetapi Nama Taki Niode saya kenal Saat saya Berada di Kampus Peradaban Universitas Negeri Gorontalo dan saya mendapatkan Cerita Soal Taki Niode Dari beberapa Tokoh Kampus Salah satu Referensi tempat saya bertanya Nelson Pomalingo, Di era Nelson Menjabat Sebagai Rektor UNG periode Kedua Ia membangun Laboratorium Yang di beri Nama Laboratorium Taki Niode Saat itu gedung di Resmikan Oleh beliau Sendiri di Dampingi oleh ibu Amanda Katili Niode.

Laboratorium Taki Niode ternyata mempunyai Cerita tersendiri bagi kampus Merah Maron Dulu Ketika Kampus Baru Akan Di Rintis telah suport oleh Taki Niode melalui Salah satu karya peninggalan Boe Taki adalah Junior College yang setingkat perguruan tinggi, embrio dan cikal bakal Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat ini.

BACA  Soal Penanganan Covid-19, Rusli Habibie Jadi Narasumber pada Forum Diskusi Nasional

Di era Kepemimpinan Taki Niode Atau Akrab Di panggil Boe Taki semangat Kegotoroyongan begitu Kental banyak Infrasturktur Di zaman yang Di bangun Walau kas Daerah mengalami Kekosongan tetapi Tak Menghambat Jalannya pemerintahan, Konon Kabarnya pada Zamannya ia Membangun Mesjid Mujahiddin Mesjid Yang terletak Di Kelurahan Bulotadaa Barat di bangun berdasarkan kegotong royongan Alhamdulilah mesijd ini masih berdiri megah.

saya menelisuri Cerita Taki Niode Dari Walikota Gorontalo Marten Taha, ia Mengenal Taki Niode, dari Cerita Sang Ayahnya Agus Taha Taki Niode Adalah Sosok Walikota Yang bersahaja, ia adalah pemimpin yang di Segani oleh internal Partainya Maupun Di luar partai Ia Ia Termasuk Pemimpin yang Netral tau menempatkan Posisi dulu di Era orde baru Setiap Pemimpin wajib Memenangkan Partai Golkar.

Bagi Boe Taki Panggilan Akrabnya ia tahu bahwa namanya pemerintah wajib menjadi pemimpin bahkan pembina parpol ia melayani semua tokoh partai akhirnya Tiba pemilu iapun tak berkampanye di partai golkar bahkan golkar tak menjadi pemenang mutlak sesuai yang di Targetkan , Boe takipun tahu diri ia melayangkan Surat pemunduran diri menyurat ke DPRD Tingkat Dua. keinginan Boe taki memundurkan diripun di jawab melalui surat keputusan DPRD isinya tetap mengakui bahwa boe taki masih walikota Hingga periodenya masa jabatannya berakhir.

BACA  Gubernur Pastikan Korban Banjir Terima Bantuan Sembako

Sungguh ia tak Berambisi Menjadi Walikota dan Akhirnya Boe taki Di senangi dan Partai Golkarpun di eranya di cintai rakyat. Hingga era dan Zaman itu saat Jusuf Bilondatu hingga periode H.Abas Nusi Golkar Di Sukai banyak tokoh dari partai lain Masuk Ke golkar salah satunya Agus Taha Ayahnya Walikota Yang Petinggi Dan Tokoh partai PPP di Era Prof Abas Nusi Agus Taha Masuk Golkar dan Golkar Jadi pemenang Mutlak saat itu cerita Marten Taha, Boe Taki adalah tokoh pemimpin yang Jujur bersih, Tekun, Ulet, Sederhana Ia tidak Memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya dirinya sendiri dan Keluargannya.

BACA  Peternakan Kambing di Hutadaa Layak jadi Contoh

Bahkan Beberapa referensi Taki Niode Saat ia Menjabat Walikota Kotamadya ia Tak tinggal Di Rumah Dinas Ia Lebih memiloh tinggal Di rumah pribadi dan Rudos di jadikan pusat pelayanan Masyarakat kala itu. ia juga di Awal Menjabat Walilota ia meminta Nasehat pada Walikota Sebelnya Atje Slamet.

Kita bangga mempunyai Sosok walikota Yang bersahaja, Di segani dan punya Gagasan visi besar yang telah Di gambarkan Oleh kisah Dari Boe Taki Hingga gagasan itu menjadikan kota Gorontalo menjadi sumbu peradaban dan Kemajuan di provinsi gorontalo Sungguh Boe Taki Sosok Walikota yang punya visi besar hingga Karyanya masih berdiri kokoh hingga menghasilkan Generasi – Generasi unggul gorontalo hari ini .

Terima kasih Boe taki Jasa dan karyamu akan terus tersimpan dalam Sanubari kami, Dan akan ada Taki Taki yang lain dan ada walikota walikota sepertimu. (*)


Komentar