Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Keponakan Ashanty Ditawari Tanam Rahim, Benarkah Bisa Bikin Pria Hamil?

Oleh Mufakris Goma , dalam LifeStyle , pada Jumat, 7 Februari 2020 Tag:
  Millen, Keponakan Ashanty. Foto : Instagram

Hargo.co.id – Millen Cyrus kembali menjadi sorotan karena rencananya untuk tanam rahim. Dalam sebuah video, keponakan Ashanty ini mengaku ditawari untuk cangkok rahim agar bisa hamil.

Tapi, benarkah hal itu bisa bikin seorang pria hamil?

Meski terdengar bercanda dan tidak serius, hal ini ternyata memantik keingintahuan publik. Apakah bisa pria ditanamkan rahim, lalu hamil?

Faktanya, menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter tanam rahim pada pria tidak bisa membuahkan kehamilan. Menurut dia, banyak faktor yang membuat hal itu mustahil.

“Tidak bisa karena untuk mendapatkan kehamilan butuh pembuahan sel ovum dan sel sperma. Lagipula, itu bukan perkara ada organ yang bisa menampung janin atau enggak, tapi ada atau tidaknya hormon (estrogen),” ujar dr. Sepriani.

“Lalu, bukan cuma hormon. Misalnya pria disuntik hormon estrogen, tapi kan pria tidak ada bakal sel telurnya. Sedangkan, sel telur sudah terbentuk sejak masih dalam kandungan,” jelas dr. Sepriani.

Dia berpendapat mungkin keinginan Millen Cyrus untuk tanam rahim hanya sebuah afirmasi bahwa dirinya adalah wanita. “Tetapi, kalau untuk menjalankan fungsi-fungsi wanita pada umumnya, salah satunya hamil, saya rasa tidak bisa,” tegas dr. Sepriani.

Namun demikian, bukan berarti tidak ada peluang pria hamil di masa depan dengan metode ini.

Menurut Arthur Caplan, seorang profesor bioetika dan kepala Divisi Etika Medis di Fakultas Kedokteran Universitas New York, mengatakan, cangkok rahim masih terus dipelajari.

Hingga kini, prosedur ini masih dipelajari untuk keamanan dan efektivitasnya. Penelitian tambahan juga diperlukan untuk memahami risiko prosedur dan efeknya pada janin kelak.

“Jadi, apakah cangkok rahim bisa dilakukan pada pria saat ini? Bisa-bisa saja, tapi itu bukanlah perilaku yang bertanggung jawab,” Caplan menegaskan, seperti dilansir dari Live Science.

Dia menambahkan, untuk wanita saja, metode ini masih dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena itu, para ahli merasa masih butuh waktu lama untuk menerapkannya secara aman pada pria.

Pernyataan Millen Cyrus di atas mungkin bikin Anda mengernyitkan dahi. Akan tetapi, kini Anda sudah tahu faktanya kalau tanam rahim pada pria tidak bisa membuahkan kehamilan. Meski demikian, cangkok rahim sudah sukses dilakukan pada wanita.(HNS/RPA/klikdokter)

*Berita ini juga terbit di jpnn.com edisi jumat 7 februari 2020