Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerahkan Enam Armada untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 2 Juni 2018 | 11:05 AM Tag: , ,
  

GORONTALO, Hargo.co,id – Seperti biasanya setiap mendekati perayaan Idul Fitri. Lonjakan penumpang di berbagai terminal pemberangkatan baik darat, laut dan udara cukup tinggi. Untuk mengantisipasi hal itu terjadi khususnya di terminal pemberangkatan baik di pelabuhan penyebrangan (Ferri) maupun pelabuhan Gorontalo Provinsi Gorontalo. Maka jauh-jauh hari Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan telah mempersiapkan enam armada angkutan laut.

Data yang dihimpun Gorontalo Post, enam buah armada angkutan laut yang telah disiapkan itu antara lain KM (Kapal Motor). Tilong Kabila dengan kapasitas angkutan 1.000 orang, KM. Sangiang kapasitas 500 orang, KM. Facifik Samudera Satu (Armada Perintis) kapasitas 75 orang, KM. NARITA (Armada perintis) 50 orang, serta dua lagi merupakan KMP Moinit dan KMP Tuna Tomini dengan kapasitas masing-masing 500 orang.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gorontalo Dedi Junaidi saat diwawancarai awak koran ini mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi terutama kepada Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo guna merencanakan upaya antisipasi dini terjadinya lonjakan penumpang pada libur panjang lebaran.

Ia mengatakan, arus mudik pada tahun 2018 kemungkinan meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Sehingga, saat ini kata Dedi Junus, untuk memaksimalkan otoritasnya, pihak Syahbandar Gorontalo sendiri telah mengerahkan enam armada kapal laut. Dedi Junaidi berharap, armada-armada yang sudah dikerahkan tersebut bisa melayani seluruh penumpang di pelabuhan Gorontalo pada saat mudik nanti.

Sementara itu, untuk menghadapi para penumpang yang akan melakukan mudik lebaran, pihak Pelindo 4 Cabang Gorontalo telah mendirikan posko lebaran di terminal pelabuhan Gorontalo. General Manager Pelindo 4 Cabang Gorontalo Debi Duakaju mengatakan, Posko lebaran tersebut sengaja didirikan untuk melayani para penumpang yang akan melakukan pelayaran laut.

Sambil menunggu tibanya kapal dipelabuhan kata Debi Duakaju, para penumpang tersebut akan dilayani petugas dengan makanan serta minuman.

“Posko ini akan dibuka hingga tanggal 15 juni,” kata Debi Duakaju.

Pantauan Gorontalo Post Jumat (1/5), meski perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1439 H terhitung masih dua minggu lagi, namun, tanda-tanda adanya lonjakan arus mudik 2018 melalui jalur pelayaran sudah mulai terasa. Beberapa penumpang sudah ada yang standby menunggu di terminal Pelabuhan penyebrangan Gorontalo sejak dari pagi guna memburu tiket lebih awal.

“Saya datang pagi begini biar tidak keburu habis tiket dan biar boking tempat memang,” ujar Mini (32), calon penumpang di pelabuhan penyeberangan dengan rute Gorontalo-Ampana. (tr60/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar