Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerajinan Karawo Masih Butuh Perhatian Semua Pihak

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Senin, 27 Februari 2017 | 10:25 Tag: ,
  

GORONTALO -hargo.co.id- Beberapa sektor kerajinan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Gorontalo masih membutuhkan perhatian dari semua pihak, tidak hanya dari pemerintah saja, melainkan peran swasta juga sangat diperlukan.

Seperti kerajinan karawo yang masih membutuhkan perhatian.Saat ini, bentuk perhatian pemerintah terhadap kerajinan asli Gorontalo ini sudah cukup besar mulai dari pelatihan hingga pemasarannya.

Khusus untuk pemasaran, pemerintah sudah mempromosikan kerajinan ini menjadi salah satu pakaian dinas wajib.Bahkan, beberapa perusahaan swasta juga turut diintervensi untuk menggunakan hasil kerajinan karawo sebagai pakaian wajib.

Walikota Gorontalo Marten Taha mengakui hal itu masih kurang. Butuh partisipasi semua pihak agar kerajinan ini bisa dikenal.Salah satunya dengan wajib penggunaan karawo di biro perjalanan atau travel.

Dengan begitu, kata Marten, perusahaan biro perjalanan tidak hanya membantu perputarannya, melainkan mendapatkan keuntungan dari sisi promosi, “Misalnya saat mau berangkat haji atau umrah, yang dari Gorontalo pakai pakaian karawo.

Saat berada di luar daerah, masyarakat disana pasti akan bertanya-tanya pakaian apa ini. Disitulah kita punya keuntungan promosi,” ungkap Marten, belum lama ini. Tak hanya karawo saja, seperti kopiah karanji juga perlu dipromosikan di luar daerah.

Meski bentuknya sederhana, namun memiliki khas tersendiri sebagai kerajinan asal Gorontalo. Dengan begitu, jika kopiah karanji dipakai di beberapa daerah, atau saat berada di luar negeri, jelas Marten, maka hal itu akan menjadi promosi tersendiri bagi kerajinan tersebut.

Dan banyak orang dari luar yang mengenalnya, tentu saja dengan membelinya akan menggerakkan perekonomian pada sektor kerajinan karawo dan kopiah karanji ini, “Jika ekonomi sudah bergerak.maka daya beli pasti akan meningkat. Jadi intinya dua, dari sisi promosi dan industri. Jika sudah bergerak, maka tentu pengrajinnya juga sejahtera,” pungkasnya.(axl/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar