Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerap Dirugikan, Kenshi Gorontalo Akhirnya Kandas

Oleh Berita Hargo , dalam Sportivo , pada Rabu, 28 September 2016 | 12:58 WITA Tag:
  


 

Hargo.co.id BANDUNG – Randa Rias, atlet kempo Gorontalo akhirnya harus gagal meraih kemenangan dipenampilan perdananya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat. Menghadapi kenshi-kenshi nasional dan kenshi tuan rumah, Randa kerap dirugikan hingga tiga pertandingan selanjutnya meski harusnya menang, tapi dibatalkan oleh wasit yang memimpin.

“Harusnya Randa bisa menang kalau kita tidak dirugikan,” ujar Sumarno Suleman, pelatih kempo Gorontalo selasa (27/9) kemarin.

Sumarno juga menyesalkan sikap wasit yang menurutnya sengaja ingin mengalahkan kenshi Gorontalo. “Saya punya rekaman vidionya, tapi keputusan sudah diambil, dan di PON tahun ini bukan hanya kita saja yang dirugikan tapi juga banyak daerah lain termasuk Sulut,” tambahnya.

Padahal jika Randa bisa meraih satu kali kemenangan telak saja, maka medali perunggu sudah pasti diraih kempo Gorontalo. Karena dari empat pertandingan yang dilakoni, Randa selalu meraih hasil imbang dan tidak pernah kalah wasari atau kalah karena ditentukan wasit setelah meraih hasil imbang.

“Semua pertandingan hanya berakhir dengan kekalahan agresif saja, dari sisi tehnik dan fisik Randa sudah main bagus. Hanya memang kerap sering dirugikan,” keluh Sumarno Suleman.

Namun meski gagal meraih medali di PON XIX, tapi setidaknya kempo Gorontalo saat ini sudah tidak dianggap remeh oleh daerah-daerah lain. “Satu hal yang saya bangga meski tidak dapat medali yakni, kita sudah diperhitungkan sebab tidak mudah untuk bisa mengimbangi lawan-lawan lain yang pembinaannya sudah panjang.

Kita kalah tanpa wazari diempat pertandingan itu hasil yang memuaskan sebenarnya,” pungkas Sumarno.(ysn/hargo)


Komentar