Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Keren Banget… Presiden Uji Nyali Saat Simulasi Peluncuran Misil

Oleh Aslan , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 7 Juli 2017 | 04:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Sebagai presiden, Emmanuel Macron tidak hanya menawan. Di balik kegagahannya, pria 39 tahun itu menyimpan keberanian di atas rata-rata. Pada Selasa (4/7), suami Brigitte tersebut membuktikan bahwa dirinya bernyali. Di sela lawatannya ke kapal selam Le Terrible, dia melibatkan diri dalam simulasi peluncuran misil dari kapal selam bertenaga nuklir itu.

”Presiden mengunjungi gudang hulu ledak nuklir dan fasilitas uji coba di Pangkalan Ile Longue,” kata jubir kepresidenan. Bersama rombongannya, presiden termuda sepanjang sejarah Prancis tersebut tiba di fasilitas nuklir yang berlokasi di pesisir Brittany saat media ramai memberitakan uji coba intercontinental ballistic missile alias ICBM Korea Utara (Korut).

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

Macron dijadwalkan berada di fasilitas tersebut seharian. Di sela lawatannya, dia menyatakan keinginannya melihat langsung Le Terrible. Saat itu, kapal selam milik Angkatan Laut (AL) Prancis itu berada di Samudra Atlantik. Karena itu, Macron menumpang helikopter untuk menuju ke lokasi Le Terrible yang berjarak sekitar 300 kilometer dari pesisir.

BACA  Alhamdulillah, Usai Dilantik Joe Biden Cabut Kebijakan Donald Trump Soal Anti-Muslim

Masih memakai setelan resmi, Macron bergelantungan di seutas tali untuk menginjakkan kaki di Le Terrible. Ya, helikopter tersebut memang tidak bisa mendarat di atas kapal selam itu. Sang pilot pun hanya terbang rendah dan membiarkan sang presiden turun ke tujuannya dengan bantuan tali. Lengkap dengan pengaman dan helm tentu saja.

Macron yang langsung populer karena ketampanannya kian tenar. Sebab, kini tidak hanya kisah ganteng atau roman tak biasanya dengan sang istri yang mengundang decak kagum, tapi juga nyali sang presiden saat bergelantungan di awang-awang, tepat di bawah helikopter yang mesinnya masih menderu.

BACA  Soal Varian Baru Covid-19, Ini Aturan dari Satgas

Saat ini Prancis tercatat sebagai satu-satunya negara anggota Uni Eropa (UE) yang memiliki senjata nuklir. Sebelum British Exit (Brexit), Prancis dan Inggris-lah yang menjadi kekuatan nuklir UE. Berdasar konstitusi Prancis, presidenlah yang berhak memberikan perintah serta memencet tombol aktivasi senjata nuklir. Karena itu, wajar jika Macron harus benar-benar mengenal seluruh senjata nuklir yang berada dalam genggamannya. (hg/BBC/ABCNews/hep/c23/any)


Komentar