Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerja Rodi Bikin Karyawan Perempuan NHK Meninggal Dunia

Oleh Aslan , dalam Kabar Dunia , pada Sabtu, 7 Oktober 2017 | 04:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id – Raksasa media Jepang, NHK, sedang berada dalam sorotan. Itu setelah hasil penyelidikan atas kematian seorang karyawan perempuan mereka dirilis ke publik. Sado yang berusia 31 tahun dinyatakan dokter meninggal dunia karena kerja rodi. Alias kerja paksa yang berlebihan.

Sado yang bekerja di kantor pusat penyiar NHK di Tokyo mencatat waktu 159 jam lembur dalam sebulan. Perempuan pekerja keras itu bahkan hanya libur dua hari dalam sebulan. Hal tersebut membuatnya mengalami gagal jantung pada Juli 2013. Kasusnya memang sudah lebih dari tiga tahun. Tetapi, hasil pemeriksaan atas kematian Sado baru diliris pekan ini.

Kematian Sado disebut karoshi. Atau mati karena terlalu banyak bekerja. Dan, kasus ini semakin memberikan tekanan pada pihak berwenang Jepang untuk menangani sejumlah besar kematian yang dikaitkan dengan jam-jam bekerja yang panjang untuk pekerja Jepang.

Hasil penyelidikan Sado keluar tepat setahun setelah kasus Matsuri Takahashi yang meninggal dunia setelah terlalu lelah bekerja. Takahashi yang masih berusia 24 tahun bekerja di agen periklanan Dentsu. Beban kerja dan waktu kerja yang sangat padat membuat Takahashi tidak kuat lagi. Dia memutuskan untuk bunuh diri.

Dalam pengumuman pihak berwenang, Takahashi telah bekerja lembur lebih dari 100 jam setiap bulan selama berbulan-bulan sebelum mengakhiri hidupnya. Waktu 100 jam itu tidak termasuk jam kerja normal yang juga kerap over-time.

Seminggu sebelum Takahashi bunuh diri, pada 25 Desember 2015, dia menulis status ”Saya ingin mati.” Sebelumnya dia menulis, ”Saya hancur secara fisik dan mental.”

Kasusnya memicu perdebatan nasional tentang praktek kerja Jepang dan memaksa Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menangani budaya perusahaan yang meminta dedikasi karyawan dengan memaksa mereka bekerja selama berjam-jam. Padahal, tidak ada bukti bahwa bekerja yang lama meningkatkan produktivitas.

Dalam pernyataan resmi otoritas Jepangmengenai karoshi tahun lalu, pemerintah mengatakan satu dari lima karyawan berisiko meninggal karena kerja paksa.

Sampai Maret 2016, lebih dari 2.000 orang Jepang bunuh diri karena stres yang berhubungan dengan pekerjaan. Puluhan korban lain meninggal karena serangan jantung, stroke, dan kondisi lainnya akibat menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat kerja. (tia/The guardian/JPC/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar