Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerjasama Perdagangan Sapi Potong Jangan Hanya di Atas Kertas

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Tuesday, 24 August 2021 | 06:05 AM Tags:
  Pertemuan lintas sektoral dan legislatif Kerjasama perdagangan sapi potong antara provinsi dan antar Pohuwato dan Gorontalo Utara, Senin (23/08/2021).

Hargo.co.id, GORONTALO – Kerjasama perdagangan sapi potong antara provinsi dan antar Pohuwato dan Gorontalo Utara (Gorut) diharapkan tidak hanya di atas kertas saja. Namun implementasinya ke masyarakat juga harus ada.

Penegasan ini disampaikan Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Gorontalo Utara, Suleman Lakoro saat ditemui usai pertemuan lintas sektoral dan legislatif terkait dengan program tersebut, Senin (23/08/21). 

“Tadi membahas hal yang menjadi multiplayer efek ketika ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama (PKS), dan draft PKS telah dipaparkan seperti apa, dan jangan hanya diatas kertas saja namun implementasinya kepada masyarakat juga harus ada,” ungkapnya.

Olehnya dalam pertemuan tersebut kata Suleman, turut diundang pihak legislatif karena ini terkait juga dengan anggaran. 

“Tadi diundang pimpinan DPRD Gorut biar dapat mengetahui lebih awal dan nantinya dalam pengajuan anggaran sudah mengetahui,” jelasnya.

Dalam kerjasama tersebut, kata Suleman Lakoro, sangat besar harapan pemerintah daerah dapat berdampak kepada masyarakat terutama dalam hal peningkatan ekonomi. 

“Dan untuk itu terhadap fasilitas yang dibutuhkan perlu untuk dipersiapkan dan akan dibangun seperti holding ground seperti tempat transit hewan,” tegasnya.

Pasalnya dari fasilitas yang dibangun tersebut akan ada banyak manfaat, seperti kotoran sapi dapat dimanfaatkan untuk gas dan juga ketika sapi yang akan transit di Gorut tentu membutuhkan pakan. 

“Peluang ekonomi seperti inilah yang diharapkan dari kerjasama tersebut, dan juga tidak menutup kemungkinan manfaat dan keuntungan lainnya yang tentu akan sangat berdampak pada masyarakat,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar