Jumat, 18 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kerjasama SMA Dwiwarna – Pemprov Diperpanjang, Siswa Kurang Mampu Jadi Prioritas

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 17 Februari 2020 | 22:05 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie (kemeja putih) memberikan cenderamata kepada perwakilan SMA Dwiwarna, usai melakukan penandatanganan kerjasama antara Pemprov Gorontalo dengan SMA Dwiwarna, Senin (17/02/2020) di Bogor. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id BOGOR – Kerjasama antara SMA Dwiwarna dengan Pemprov Gorontalo dalam hal beasiswa bagi lulusan siswa SMP Gorontalo yang ingin melanjutkan ke tingkat selanjutnya diperpanjang. Ini ditandai dengan penandatanganan dokumen kerjasama oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dengan perwakilan sekolah tersebut, Senin (17/02/2020) di Bogor, Jawa Barat.

Sejak 2005, kerjasama antar dua lembaga ini sudah terbangun. Kemudian diperpanjang hingga tahun 2017. Kerjasama dalam bentuk pemberiaan beasiswa putra-putri Gorontalo itu sudah berhasil menyekolahkan 53 orang hingga saat ini.

BACA  Tangani Covid-19, Gubernur Gorontalo Tak Butuh Penghargaan

“Alumninya sebagian besar sudah melanjutkan studi di berbagai universitas terkenal di Indonesia seperti ITB, UI dan Undip. Jadi dari 53 orang, 49 orang yang melanjutkan studi. Sisanya kembali ke Gorontalo,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Yosef P. Koton.

BACA  Wagub : Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, BKKBN Harus Perkuat Koordinasi

Untuk tahun ini, Pemprov Gorontalo mengalokasikan beasiswa bagi 10 orang lulusan SMP putra-putri Gorontalo. Diprioritaskan bagi warga kurang mampu dengan kemampuan akademik yang baik.

“Beasiswa yang kita berikan mulai dari biaya pembangunan saat pertama masuk, konsumsi selama berasrama dan juga SPP semua ditanggung pemprov,” imbuhnya.

BACA  Terkait Pergub Nomor 41, Gubernur Harap Dukungan Forkopimda

Dipilihnya SMA Dwiwarna Bogor tidak terlepas dari kualitas lulusan sekolah dengan sistem berasrama tersebut. Selain kurikulum, fasilitas dan alumninya yang berkualitas, pendidikan agama Islam di sekolah internasional ini cukup menjanjikan.

Harapannya, kerjasama ini bisa meningkatkan SDM putra-putri Gorontalo sebagai aset masa depan daerah. Seusai menempuh studi mereka diharapkan bisa kembali dan mengabdi di Gorontalo. (adv/rwf/hg)


Komentar