hari kesaktian pancasila
Kab. Gorontalo Utara

Keterbatasan SDM di Setwan Gorut Tak Pengaruhi Semangat Kinerja

×

Keterbatasan SDM di Setwan Gorut Tak Pengaruhi Semangat Kinerja

Sebarkan artikel ini
Sekwan Gorut, Fahrudin Lasulika saat ditemui di ruang kerjanya. (Foto: Istimewa) Keterbatasan SDM di Setwan Gorut Tak Pengaruhi Semangat Kinerja
Sekwan Gorut, Fahrudin Lasulika saat ditemui di ruang kerjanya. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Meski personil aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) Gorontalo Utara (Gorut) masih jauh dari maksimal, namun itu tidak menurunkan semangat kerja.

Berita Terkait:  Safari Ramadan, Thariq Silaturahmi dengan Warga Ponelo Kepulauan

hari kesaktian pancasila

Sekretaris Dewan (Sekwan) Gorut, Fahrudin Lasulika atau yang lebih akrab disapa Rudi menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini harus lebih dipahami secara positif.

“Mau bagaimana lagi jika memang kondisinya sudah seperti ini. Tinggal bagaimana kita meminimalisir saja dampaknya dengan memksimalkan kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing,” kata Rudi saat berbincang dengan awak media ini.

Berita Terkait:  Thariq Hadiri Pemaparan Desain Penanganan Abrasi Pantai

Example 300250

Tadinya, lanjut Rudi, kondisi kantor Setwan Gorut cukup ramai, karena personil aparatur yang bekerja, baik itu honor atau pegawai tidak tetap (PTT) ditambah ASN, sekitar seratusan lebih.

Namun untuk saat ini, hanya ASN saja yang aktif bekerja dan ditambah sespri, juga sopir para pimpinan DPRD.

Berita Terkait:  Pembayaran Hasil Pekerjaan Belum Tuntas, Pihak Ketiga di Gorut Harap-harap Cemas

“Suasana kerjanya tentu menjadi lain. Yang tadinya banyak personil, kini tinggal beberapa orang saja disetiap bagian. Dan kondisi ini sangat terasa bagi para ASN,” tegasnya.

hari kesaktian pancasila
Rudi menjelaskan bahwa dengan kondisi seperti ini, yang perlu menyesuaikan adalah para aparatur itu sendiri.
Berita Terkait:  Dinas PMD Gorut Kunker ke Pohuwato

“Memang berat, karena biasanya banyak yang saling membantu mengabarkan tugas, namun saat ini sudah tidak lagi. ASN sendiri yang harus mengerjakan tupoksinya dan ini memang harus dilakukan,” kata Rudi.

Jika tidak dilakukan kata Sekwan Gorut, maka resikonya ada pada beban kerja setiap bidang yang tentunya akan menumpuk. Sehingga, masing-masing aparatur yang tersebar dalam setiap bagian harus banyak berkoordinasi dan berkomunikasi.

Berita Terkait:  Thariq Ingatkan Pembangunan di Desa Tetap Mengacu RPJMDes

“Agar pelaksanaan tugas sebagaimana tupoksi yang diberikan, itu akan menjadi maksimal,” ujarnya.

Rudi mengakui bahwa kondisi yang terjadi saat ini, sempat juga dikeluhkan oleh beberapa aparatur yang ada.

Berita Terkait:  Gelar Tournament Catur dan Tenis Meja Antar OPD, Bupati Thariq Apresiasi UT

“Namun, mau bagaimana lagi? Jika ingin bijak, ya tinggal kembali lagi ke masing-masing aparatur, bekerja sesuai dengan tupoksi, bertanggungjawab sesuai dengan tugas yang diberikan,” katanya.

“Selama ini memang setiap bidang banyak dibantu PTT. Namun saat ini, hanya tersisa para ASN. Mau tidak mau harus membiasakan diri dengan kondisi yang ada,” pungkas Rudi.(*)

Berita Terkait:  25 Desa di Gorut Dapat Tambahan Dana Rp 2,3 Miliar dari Kemendes PDTT

Penulis: Alosius M. Budiman



hari kesaktian pancasila