Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ketiduran di Rumah Pacar, Pulang Subuh, Eh Malah Dikira Maling

Oleh Berita Hargo , dalam Post , pada Senin, 22 Mei 2017 | 13:30 WITA Tag: , ,
  


BULANGO TIMUR, hargo.co.id – Mungkin malam kamis kemarin adalah wakuncar atau waktu kunjung pacar yang paling sial dalam cerita cinta Akuloh (25).

Dia jadi bulan-bulanan warga karena dikira ingin mencuri. Kecurigaan warga ini bahkan membawa Akuloh ke kantor polisi.

Ceritanya saat Akuloh apel ke rumah pacarnya Ngenes, di Desa Popodu Kecamatan Bulango Timur, (17/5).

Seperti biasanya, dalam sepekan, jadwal Akuloh apel setiap malam kamis dan malam minggu. Akuloh biasa datang pada awal malam dan pulang sekitar jam 10 malam.

BACA  Puluhan Napi Koruptor di Lapas Sukamiskin Positif Covid-19

Nah malam kamis kemarin tiba saat Akuloh ingin pulang, cuaca sedang tidak bersahabat. Malam itu hujan cukup deras. Sang pacar, Ngenes, meminta agar menunggu sebentar sampai hujan reda.

Namun, hingga tengah malam, sekitar pukul 00.00 Wita, hujan tak juga berhenti. Sang pacar pun meminta agar Akuloh untuk menginap saja di rumahnya dan pulang esok paginya.

Akuloh yang berdomisili di Kelurahan Limba, Kecamatan Kota Selatan ini pun menurutinya.

BACA  Puluhan Napi Koruptor di Lapas Sukamiskin Positif Covid-19

Keesokan paginya, sekitar pukul 05.00 Wita, Akuloh pun pamit. Saat keluar dari rumah Ngenes, tak sadar Akuloh jadi perhatian warga yang kebetulan lewat, kemungkinan ingin menunaikan salat subuh berjamaan di masjid.

Warga pun semakin curiga karena melihat gerak-gerik Akuloh. Tak lama kemudian, Akuloh pun diteriaki maling.

Yang bikin warga tambah yakin pula, saat diteriaki maling, Akuloh malah bergegas lari. Akhirnya, warga pun mengejar Akuloh dan membawanya ke Polsek Tapa.

BACA  Puluhan Napi Koruptor di Lapas Sukamiskin Positif Covid-19

Lah, baru di kantor polisi, warga akhirnya mengaku salah karena Akuloh hanya menginap di rumah pacarnya karena tidak bisa pulang.

Hal itu juga dikuatkan dengan pengakuan Ngenes sang pacar. Akuloh pun kemudian dibiarkan pulang.

Kapolsek Tapa, Iptu Lukman Dama membenarkan kejadian salah paham tersebut. “Sudah dimusyawarahkan. Dia (Akuloh) pun sudah pulang ke rumahnya,” ucap Lukman. (TR-54/hargo)


Komentar