Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Khas Gorontalo, Kerajinan Karawo Akan Terus Dipromosikan

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 6 Desember 2021 | 16:05 PM Tag: , ,
  Pemberian penghargaan kepada tiga desa di Gorontalo yang masuk nominasi anugerah desa wisata terbaik di seluruh Indonesia 2021. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Komitmen pihak Badan Promosi Pariwisata Daerah yang diketuai oleh Idah Syahidah, dalam mempromosikan kerajinan sulaman khas Gorontalo dalam hal ini kain Karawo masih terus dilakukan. 

Hal tersebut diungkapkan Idah Syahidah, saat menghadiri pagelaran Festival Karawo dan Gorontalo Youth Camp 2021, yang berlangsung secara sederhana di Ballroom Hotel Aston Gorontalo, Ahad (05/12/2021). 

“Karawo merupakan kebanggaan bagi kita semua. Lewat badan promosi daerah Provinsi Gorontalo, secara langsung kami berkomitmen untuk memajukan pariwisata Gorontalo termasuk kerajinan khas daerah,” ungkap Idah Syahidah. 

Istri Gubernur Gorontalo itu juga menyampaikan bahwa ia menyadari betul di situasi pandemi Covid-19 saat ini, mempromosikan pariwisata bagai memakan buah simalakama. Tapi ini akan jadi tantangan tersendiri, menurutnya. Di mana di satu sisi harus mempromosikan dan meningkatkan citra pariwisata, sementara di sisi lain semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan dan konsisten agar Covid-19 tidak ada lagi di Gorontalo. 

“Di sini kita harus pintar pintar mengatur strategi. Pariwisata tetap jalan, protokol kesehatan tetap kita patuhi. Saya salut festival karawo digelar lagi tahun ini meski berlangsung sederhana. Ini kita anggap sebagai awal mula membangkitkan kembali wisata Gorontalo,” ujar Idah Syahidah. 

Dalam pagelaran festival karawo ini, diumumkan ada tiga desa di Gorontalo yang masuk nominasi anugerah desa wisata terbaik di seluruh Indonesia 2021. Keberhasilan ini menurut Idah Syahidah patut di apresiasi. 

“Saya ucapkan selamat kepada tiga pemenang tadi yang mendapatkan anugerah, yang Insya Allah mewakili Gorontalo di tingkat nasional. Tunjukan bahwa Gorontalo dikenal sebagai kota adat, kota budaya, kota seniman, kota kuliner. Pesan saya juga untuk masyarakat disekitar tempat wisata untuk sama – sama menjaga kelestarian lingkungan,”tutur Idah Syahidah. 

Selain pagelaran festival karawo, dalam kesempatan yang sama Dinas Pariwisata launching aplikasi visit Gorontalo. Aplikasi melalui gadget ini dihadirkan guna memudahkan para pelancong dan pengunjung untuk mengakses semua lokasi destinasi wisata, hasil kerajinan baik kuliner maupun karya dan lain sebagainya. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar