Tuesday, 3 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kinerja BPD dan Kades Dipertanyakan, Terkait Pendataan Mahyani

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Legislatif , pada Sunday, 4 July 2021 | 13:04 PM Tags:
  Komisi ll saat kunjungan lapangan di Desa Payu, Mootilango belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, mempertanyakan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa  (Kades) dalam hal pendataan rumah layak huni (Mahyani). Ini terungkap ketika Komisi II turun lapangan ke Desa Payu, Kecamatan Mootilango belum lama ini. 

Anggota Komisi II, Asni Menu, mengaku sangat miris melihat rumah warga yang dinilai tak layak dihuni. Bahkan belum mendapat bantuan Mahyani meskipun bantuan serupa sudah dikucurkan.

“Mereka mengakui jika sudah mendapatkan bantuan saat Covid-19. Hanya saja memang untuk Mahyani hingga saat ini belum mendapatkan. Padahal kepala dusun dan bagian pendata mengaku sudah memasukan data rumah tersebut ke pemerintah desa,” ungkap Asni Menu. 

Lanjut kata Asni Menu, dari penjelasan pihak desa dan bagian pendata hal yang sangat disayangkan selama 6 tahun masa kepemimpinan Kepala Desa hanya ada sekitar 4 sampai 5 rumah yang bisa dibangun melalui dana desa. Padahal dana desa yang diterima desa cukup banyak. Sangat miris jika dibandingkan dengan desa lain yang bisa membangun semua rumah yang dianggap tak layak lagi.

“Memang keputusannya ada di Kepala Desa, tetapi BPD juga sebagai lembaga pengawasan harusnya berhak melakukan evaluasi terkait kondisi warga desanya. Termasuk masih berapa banyak warga yang belum tersentuh bantuan Mahyani dan lainnya. Karena untuk mensejahterakan warganya sudah barang tentu adalah peran dari aparat desa seutuhnya, baik itu pemerintah desa dan juga BPD,” tegasnya.

Ia berharap, dengan kepemimpinan kepala desa yang baru, bisa mengubah kondisi masyarakat desa termasuk bisa mensejahterakan warga dan tak akan ada lagi  rumah tak layak seperti yang didapati. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar