Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kinerja Vaksinasi dan Vokasi Pemda Gorontalo Diperiksa BPK

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 14 Agustus 2021 | 05:05 Tag: , , ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim memberikan sambutan pada entry meeting pemeriksaan pendahuluan kinerja pelayanan vaksinasi dan pendidikan vokasi yang digelar oleh BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo secara virtual di rumah jabatannya, Jumat (13/08/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Gorontalo, Dwi Sabardiana mengungkapkan, pihaknyaakan akan menggelar pemeriksaan pendahuluan kinerja pengelolaan Vaksinasi Covid-19 dan pendidikan vokasi tahun 2020 sampai dengan Semester I tahun 2021.

Hal tersebut dingkapkan oleh Dwi Sabardiana saat mengikuti kegiatan entry meeting atau pertemuan awal yang berlangsung secara virtual pada Jumat (13/08/2021).

“Ini masih bersifat pemeriksaan pendahuluan untuk mengidentifikasi masalah, proses bisnis, kerangka regulasi, dan lain sebagainya. Jadi belum akan menghasilkan temuan, hanya indikasi permasalahan,”kata Dwi Sabardiana.

Ia juga menjelaskan, pemeriksaan kinerja pengelolaan Vaksinasi akan dilakukan pada tiga entitas pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Boalemo, sedangkan untuk pemeriksaan kinerja pendidikan vokasi, khusus di lingkup Pemprov Gorontalo.

“Tiga entitas ini sesuai dengan identifikasi kriteria dan persyaratan yang diminta oleh BPK Pusat,”jelas Dwi Sabardiana.

Pemeriksaan pendahuluan terhadap kinerja pengelolaan vaksinasi dan pendidikan vokasi akan dilaksanakan selama 35 hari, dimulai dari tanggal 12 Agustus 2021. Hasil pemeriksaan pendahuluan selanjutnya akan diolah oleh BPK untuk memperkuat pemeriksaan terinci yang akan dimulai pada pertengahan bulan September 2021.

“Setelah pemeriksaan terinci kami akan menerbitkan laporan hasil pemeriksaan sekitar pertengahan Desember 2021. Kami minta komunikasi yang intensif antara tim pemeriksa dengan aparat di lingkungan pemerintah daerah,”tutup Dwi Sabardiana. (*)

Penulis: Zulkifli Polimengo
(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar