Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



KKB Mengamuk di Sugapa Intan Jaya, Serka Sahlan dan Badwi Tewas

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar dari Timur , pada Jumat, 18 September 2020 | 23:05 WITA Tag: , ,
  Aparat gabungan TNI-Polri saat mengejar KKB yang melakukan penembakan terhadap warga sipil di Papua. Foto: ANTARA/HO/Humas Polda Papua


Hargo.co.id, INTAN JAYA – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan di dua lokasi berbeda di sekitar Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis (17/9).

Dilansir dari JPNN.com, Akibat kejadian itu, dua orang meninggal, satu anggota TNI AD dan satunya lagi adalah warga sipil.

“Selain itu senjata api organik yang dipegang korban, Sersan Kepala Sahlan, bintara pembina desa di Koramil Persiapan Hipadipa dirampas,” kata Setiawan kepada ANTARA, dari Jayapura, Papua, Kamis malam.

BACA  4 Tahun Jadi Buronan, Tim Intelijen Berhasil Menangkap Rosalinda

Ia menyatakan, dari laporan yang diterima insiden pertama dialami Badawi, 49, yang meninggal setelah terluka akibat diserang di Bilogai, Distrik Sugapa setelah mengantar penumpang.

Korban dibacok sekitar pukul 10.30 WIT, kata Setiawan seraya menambahkan, sekitar pukul 14.40 WIT, terjadi lagi aksi penyerangan terhadap anggota TNI AD, yakni Sersan Kepala Sahlan.

BACA  Tugas Sekolah Menumpuk, Siswi di Gowa Bunuh Diri

Sahlan yang baru kembali dari Distrik Sugapa mengambil logistik diserang kelompok bersenjata itu sekitar satu kilometer dari Markas Koramil Persiapan Hipadipa.

Senjata serbu organik jenis SS1 yang dia bawa diambil kelompok bersenjata tersebut.

Jenazah sudah berada di Puskesmas Sugapa dan dijadwalkan Jumat (18/9) dievakuasi ke Timika dan selanjutnya diterbangkan ke Makassar.

BACA  KKSB Papua Tembaki Pos TNI, Lima Kali, Brutal!

Sahlan merupakan anggota BKO Kodim Persiapan dan berasal dari Kodim 1404/Pinrang.(antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “KKB Mengamuk di Sugapa Intan Jaya, Serka Sahlan dan Badwi Tewas“. Pada edisi Jumat, 18 September 2020.

Komentar