Minggu, 23 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Konsep Penanggulangan Kemiskinan Harus Terukur

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Jumat, 3 Desember 2021 | 16:05 PM Tag:
  Rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan Gorontalo Utara yang dihadiri langsung oleh Pj. Sekda, Suleman Lakoro. (Foto: Istimewa).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah daerah tentunya terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan. Hanya saja, konsep penanggulangan kemiskinan di Gorontalo Utara (Gorut) harus terukur.

Olehnya, Pj. Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro berharap dalam rapat yang dilaksanakan pada Kamis (02/12/2021) dapat melahirkan satu konsep terkait dengan penanggulangan kemiskinan. Menuurt Suleman Lakoro, terhadap pelaksanaan rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan, agar dapat menemukan satu formulasi yang tepat. 

“Dan rapat yang dilaksanakan tersebut dalam rangka mengevaluasi intervensi yang telah dilakukan oleh baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi sampai pemerintah kabupaten,” ungkapnya.

Evaluasi tersebut tentu terkait dengan berbagai program yang telah dilaksanakan selama ini. Program tersebut juga memakan anggaran yang tidak sedikit. Apa yang menjadi program-program yang telah dianggarkan tersebut sampai hari ini tentu akan koordinasikan ke semua pemangku kepentingan dan kemudian setelah itu melalui rapat koordinasi ini diharap dapat melahirkan satu konsep.

Konsep yang diharapkan tersebut tentang bagaimana kehidupan ini agar penanggulangan kemiskinan lebih efektif lagi efisien sehingga diharapkan angka kemiskinan yang 2025 sekitar 16,8 persen itu dapat terealisasi. 

“Rapat koordinasi yang melahirkan satu konsep yang sifatnya efektif dan efisien dari hasil informasi, lanjutnya nanti itu akan kita laksanakan di tahun berikutnya karena jujur saja mungkin yang sudah begitu banyak anggaran yang digelontorkan pemerintah ke rakyat miskin, hasilnya tidak signifikan,” katanya.

Sehingga dengan adanya rapat koordinasi tersebut dan juga narasumber menyampaikan materinya dan peserta dapat mencerna, hasilnya tentu dengan adanya satu rekomendasi bagaimana strategi atau cara untuk menanggulangi kemiskinan. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 10 times, 1 visits today)

Komentar