Selasa, 29 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Korban Banjir di Bilato Terima Bantuan dari Pemprov Gorontalo

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 6 Agustus 2020 | 16:05 WITA Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Kemeja putih) ketika meninjau dapur umum yang menyediakan makanan siap saji untuk warga korban banjir di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Rabu (5/8/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah membantu korban banjir di Kecamatan Boliyohuto, Pemprov Gorontalo kembali menyalurkan bantuan yang sama di Desa Juriya, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Rabu (5/8/2020).

Bantuan dalam bentuk bahan pokok itu, diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Rusli Habibie didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Rabu (5/8/2020).

“Akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu cukup lama sehingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah Gorontalo, ada di Bone Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Boalemo,” kata Gubernur Rusli Habibie.

BACA  Merasa Ditolak Magang di Puskesmas, Baliho Kadikes Kabgor Dirusak

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah lagi oleh kerusakan hutan akibat penebangan liar dan aktivitas penambangan ilegal. Mantan Bupati Gorontalo Utara itu mengajak masyarakat untuk lebih mawas diri menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak hutan.

“Di Desa Juriya ini saya tahu dulu bahkan mungkin sampai sekarang ada penambang-penambang ilegal, ini yang harus kita hentikan. Tolong jangan saling menyalahkan dan menuding, tapi mari kita cari solusinya bersama-sama,” imbuhnya.

BACA  Peringati Harpelnas, BPJAMSOSTEK Serahkan APD Gratis ke RSAS

Selain menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir, pada kesempatan itu Gubernur Rusli Habibie juga menerima masukan dari pemerintah desa untuk pembangunan tanggul. Masukan tersebut nantinya akan diperjuangkan oleh Gubernur untuk memperoleh alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

“Senin depan saya akan memaparkan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas salah satunya tentang program penanganan banjir. Doakan perjuangan kami berhasil, karena anggaran provinsi dan kabupaten/kota tidak cukup untuk membangun tanggul yang anggarannya ratusan miliar,” tandas Rusli Habibie.

BACA  Turunkan Angka Stunting, Permenkes Nomor 29 Jadi Rujukan

Selain membantu bahan pokok, Pemprov Gorontalo juga menyalurkan bantuan perlengkapan tidur berupa tikar, dan selimut. Selain bantuan tersebut, Pemprov Gorontalo juga membangun dapur umum dan memberikan layanan makanan siap saji kepada korban banjir.

Sementara itu, berdasarkan data dari pemerintah setempat, jumlah warga terkena dampak banjir akibat luapan Sungai Paguyaman yang terjadi pada Senin (3/8/2020), sebanyak 259 kepala keluarga dengan total 891 jiwa. (adv/rwf/hg)


Komentar