Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Delapan Warga Bongomeme Diserang DBD

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 16 Mei 2018 | 11:14 AM Tag: , ,
  

GORONTALO,Hargo.co.id – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Gorontalo nampaknya sudah harus serius mengantisipasi merebaknya penyebaran virus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah itu. Pasalnya, para korban DBD terus bertambah.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, kali ini korban DBD yang bertambah yakni di Dusun Loyo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Di wilayah itu sebanyak delapan orang terinfeksi DBD. Tiga diantaranya sudah positif, dan lima lainnya telah mengalami gejala-gejala DBD. Para korban DBD itu telah dirujuk ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto. Sehingga, Selasa (15/5), Puskesmas Bongomeme melakukan foging untuk memusnahkan nyamuk-nyamuk dewasa, agar tidak menjangkiti warga lain.

Hingga saat ini, sudah ada 78 orang yang positif terinfeksi penyakit demam berdarah di Kabupaten Gorontalo. Hal itu membuat daerah dibawah nahkoda Nelson Pomalingo selaku Bupati itu terbilang merupakan wilayah endemik nyamuk demam berdarah.

Ini diakibatkan oleh musim pancaroba yang melanda wilayah Kabupaten Gorontalo saat ini. Kesadaran warga tehadap lingkungan pun menjadi faktor penting pencegahan penyakit mematikan ini.

Pada 2016 silam, demam berdarah pernah menjadi Kasus Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Gorontalo. Dimana saat itu jumlah penderita penyakit demam berdarah mencapai angka sekitar tiga ratus lebih.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Dr. Roni Samir menyebutkan, pihaknya sangat serius menanggapi persoalan demam berdarah ini.

“Kami sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi ke seluruh desa, guna mengajak masyarakat untuk sadar terhadap lingkungan, yang merupakan faktor utama perkembangbiakan jentik nyamuk demam berdarah,” ungkap Roni.

Lebih lanjut Roni Samir menambahkan, bahwa ada penurunan angka penderita demam berdarah dari tahun kemarin. Untuk itu Roni Samir menghimbau kepada masyarakat untuk membbersihkan lingkungan, khususnya sampah-sampah kaleng atau plastik yang bisa menjadi tempat jentik nyamuk demam berdarah. (tr58/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar