Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Korban ISIS: Saya Diperkosa Setiap Hari Selama Enam Bulan oleh Iblis

Oleh Aslan , dalam Kabar Dunia , pada Rabu, 26 Juli 2017 | 04:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Ekhlas baru berusia 14 tahun ketika ISIS mulai mendeklarasikan keberadaan mereka. Dia diculik pada musim panas 2014 dan dijual sebagai budak seks. Terlahir dengan darah kaum Yazidi, Ekhlas menceritakan kisah pilunya selama hampir enam bulan menjadi budak seks.

”Saya melihat darah di tangan mereka. Semua orang berteriak dan menangis. Semua orang kelaparan. Mereka tidak memberi makan siapa pun,” sambungnya. Remaja malang yang sekarang berusia 16 tahun itu menceritakan kalau dia melihat lelaki paro baya yang mengambil anak perempuan berusia 10 tahun. ”Gadis kecil itu berteriak. Saya tidak akan melupakan teriakkan itu,” kenangnya.

Jacqueline Isaac

Jacqueline Isaac (Victoria live BBC)

Ekhlas dipilih sebagai budak seks oleh anggota ISIS dan dikurung selama enam bulan. ”Lelaki itu sangat jelek. Iblis dengan rambut panjang. Baunya sangat tidak enak. Saya takut dan tidak berani melihatnya. Setiap hari selama enam bulan dia memerkosa saya.”

BACA  Pembantai Jemaah Masjid di Selandia Baru Akhirnya Ikhlas Disebut Teroris

Dikatakan Ekhlas, mengapa dia bisa bercerita tanpa air mata? ”Air mata saya sudah habis. Saya bertahan karena senyuman saya. Ini adalah senjata saya,” ulasnya. Beruntung Ekhlas berhasil kabur dan bertemu dengan pengacara asal Amerika Jacqueline Isaac yang membantunya pindah ke Jerman.

Ekhlas kabur ketika penyiksanya keluar rumah untuk perang. Dia lari sampai bertemu dengan kamp pengungsian. Dikisahkan Jacqueline, saat bertemu Ekhlas, wajahnya tertunduk. ”Semua kepala mereka tertunduk. Tidak ada kontak mata,” ujar Jacqueline.

BACA  Orang-Orang Ini Diminta Meninggalkan Malaysia Sebelum 21 April

Ehklas sekarang menjalani terapi di RS psikiatri untuk traumanya. ”Anda mungkin saya kuat seperi batu. Tetapi sebenarnya saya terluka di dalam. Nyeri dan itu seperti 100 kematian,” katanya. Hampir 10 ribu kaum Yazidi dibunuh atau ditangkap oleh ISIS pada 2014.(*)

(tia/Daily Mail/BBC/JPC/hg)


Komentar