Kamis, 1 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Korban Meninggal di Sungai Sempor Jadi 8 Orang, 2 Korban Masih Dicari

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 22 Februari 2020 | 22:05 WITA Tag: ,
  EVAKUASI KORBAN SEMPOR: Suasana evakuasi siswa SMPN 1 aturi yang mengalami musibah saat susur sungai di Sungai Sempor Pedukuhan Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, Jumat (21/2). (Elang Kharisma Dewangga/Jawa Pos Radar Jogja)


Hargo.co.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menyatakan jumlah korban yang ditemukan tewas akibat hanyut di Sungai Sempor, Turi, Sleman bertambah menjadi delapan orang. Dengan begitu tinggal dua korban yang masih dalam pencarian.

“Ada 8 (ditemukan) meninggal. Masih ada 2 yang belum ketemu,” kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto saat ditemui di Puskesmas Turi, Sleman, Sabtu, (22/02)

BACA  Jokowi Lantik 20 Dubes RI: Mendag Era SBY untuk AS, Eks Wartawan buat Singapura

Menurut Pipit, satu korban yang ditemukan pada Sabtu (22/1) atas nama Nadine Fadilah. Setelah sempat diidentifikasi di Puskesmas Turi, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.

Ia mengemukakan jasad Nadine ditemukan di dasar sungai di Dam Lengkong yang lokasinya sekitar 2 kilometer dari lokasi kegiatan susur sungai di Sungai Sempor.

“Korban ditemukan di Dam Lengkong. Posisinya di dasar sungai,” ujar dia.

BACA  Positif Tertulari COVID-19, Dino Patti Djalal Mohon Doa dari Semua Sahabat

Menurut Pipit, tim di lapangan sebelumnya sempat menduga menemukan satu jasad korban lagi di kawasan Dam Ponolidi. Namun belum bisa dipastikan apakah itu jasad manusia atau bukan.

“Dari teman-teman di lapangan katanya menemukan. Cuma itu belum pasti jasad atau hewan yang jelas belum bisa diambil,” kata dia.

Sebagaimana diketahui telah terjadi kecelakaan sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman pada Jumat sore (21/2), dengan korban siswa-siswi SMPN 1 Turi Sleman yang sedang menyelenggarakan kegiatan susur sungai.

BACA  Menristek Kenalkan Pendeteksi COVID-19 Melalui Embusan Napas

Dengan kembali ditemukan satu korban meninggal, maka korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian berjumlah dua orang. Sebanyak 23 orang terkonfirmasi luka-luka dan 216 orang terkonfirmasi selamat.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi sabtu 22 februari 2020


Komentar