Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Korsleting, Gereja Sion Alo Dilalap Api

Oleh Jamal De Marshall , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 22 Mei 2018 | 11:10 WITA Tag: , ,
  Gereja Sion di Alo, Kabgor dilalap api akibat arus pendek. (Foto Facebook akun milik Yevi Fransisca Nayoan)


GORONTALO, Hargo.co.id – Senin (21/5) sore pukul 15.30 wita, warga Dusun Alo, Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo dibuat geger dengan kebakaran di Gereja Protestan Indonesia (GPI) Sion.

Kebakaran Gereja Sion dipicu arus pendek listrik (krosleting) dari rumah penjaga/petugas gereja (Koster) Yudith Pongoh. Letaknya di samping kiri bersebelahan dengan gereja.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (Hargo.co.id) sebelum kebakaran,  di rumah Koster hanya ada dua orang yakni Ferlin Pongoh dan Gideon Pongoh. Sedangkan Yudith sedang keluar rumah.

Saat itu Ferlin yang sedang asyik bermain melihat colokkan di dalam kamar meleleh dan disertai percikan api.

Video Amatir Saat Kejadian

Takut melihat kejadian itu, Ferlin bersama kakaknya Gideon langsung berlari ke rumah tetangga yang berada di samping kanan Gereja Sion. Keduanya lantas memberitahukan apa yang dilihatnya.

BACA  Cegah Covid-19, Kapolda Gorontalo Fokus Tiga Daerah Zona Merah

Namun hanya berselang beberapa menit, kepulan asap tebal sudah memenuhi bagian dalam rumah. Sejurus kemudian, kobaran api mulai menjilati bagian demi bagian rumah.

Kondisi rumah yang semi permanen membuat api cepat berkobar. Warga sekitar yang melihat kebakaran berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sayangnya upaya itu tak mampu menjinakkan si Jago Merah. Ironinya, kobaran api yang makin membesar itu mulai merembet ke dinding gereja. Letak rumah yang saling berhimpitan itu membuat api dengan mudah menjalar ke bagian gereja.

BACA  Pasien Covid-19 Sembuh di Gorontalo Bertambah 22 Orang

Dari bagian samping kiri, api terus merembet dan membakar bagian tengah Gereja. Kobaran api pun makin sulit dijinakkan warga.

5 Unit Pemadam Kebakaran dikerahkan

Sekitar pukul 16.20 wita, lima unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Tiga unit dari Kabupaten Gorontalo, satu unit dari Pemprov Gorontalo dan satu unit dari Gorontalo Utara. Proses pemadaman hingga pendingin dilakukan untuk memastikan tak ada lagi sumber api.

Sekitar pukul 17.09 wita, seluruh titik api dimusnahkan.

Barulah pada pukul 17.09 Wita, seluruh titik api benar-benar bisa dikendalikan. Namun seluruh bagian rumah Koster serta isi dalam Gereja Sion ludes dilalap api. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BACA  Kasus Covid-19 Meningkat di Kota Gorontalo, Ditunggu Langkah Konkrit Pemerintah
Video Amatir Saat Kejadian

Kepala Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo Farid Taha, pihaknya mendapat informasi sekitar pukul 16.05 Wita. Sesaat setelah mendapat informasi kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan anggota bersama peralatan ke lokasi kejadian.

“Ada sepuluh anggota yang turun, dibantu oleh Damkar Provinsi dan Damkar Gorontalo Utara. Sesuai informasi yang anggota dapatkan di lokasi, insiden ini murni kebakaran akibat korsleting,” ungkap Farid. Dirinya menambahkan bangunan gereja masih sempat diselamatkan, namun isinya ludes terbakar.

“Apabila ada kejadian kebakaran diharapkan masyarakat bisa secepatnya menghubungi piket 0812-4354-4431
dan 0853-9979-9400,” imbaunya. (tr58-gp/hg)


Komentar