Kota Gorontalo Diteror Panah Wayer, Kapolda Minta Segera Diungkap

Pingkan Aprilia, korban panah wayer yang kini sudah meresahkan warga di Kota Gorontalo. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Teror panah wayer terus terjadi di wilayah Kota Gorontalo. Satu persatu masyarakat Gorontalo menjadi korban atas aksi-aksi dari oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Bahkan, Selasa (05/11/2019) sekitar pukul 23.00 Wita, seorang wanita bernama Pingkan Aprilia (17) warga Kelurahan Siendeng, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo menjadi korban panah wayer, di jalan Bali, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Pada saat itu, Pingkan yang berboncengan dengan rekan lelakinya tiba-tiba diserang orang tak dikenal dengan menggunakan panah wayer. Hal itu membuat Pingkan menjadi korban, dimana satu anak panah bersarang di paha sebelah kanan wanita tersebut. Pelaku yang berjumlah dua orang dan menaiki sepeda motor, kala itu langsung melarikan diri.

Hal ini yang kemudian membuat heboh masyarakat Gorontalo, karena korban terus berjatuhan dan belum ada efek jera dari aparat penegak hukum, terkait dengan insiden terror panah wayer tersebut.

BACA  Kapolres: Tembak di Tempat Pelaku Panah Wayer

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Rachmad Fudail,MH turut prihatin dan angkat bicara mengenai insiden yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Disela-sela kesibukannya mempersiapkan acara serah terima jabatan (Sertijab), Jendral Bintang Dua di pundaknya ini mengaku prihatin atas apa yang menimpa para korban penyerangan dengan panah wayer. Atas insiden-insiden tersebut, dirinya telah menginstruksikan kepada Kapolres Gorontalo Kota untuk segera mengungkap pelaku panah wayer dan menindak tegas para pelaku sebagaimana aturan yang ada.

“Saya sudah perintahkan Kapolres Gorontalo Kota untuk mengungkap kasus ini. Kami pun berharap agar masyarakat ikut serta membantu memberikan informasi dan tetap waspada,” harap Alumnus Akpol 1985 ini.

Disisi lain, Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,SIK,MT menegaskan, pihaknya berjanji akan menuntaskan persoalan terror panah wayer yang sudah sangat meresahkan masyarakat Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo ini. Bahkan Alumnus Akpol 2000 ini telah memerintahkan kepada seluruh perwira, termasuk para Kapolsek agar menjadikan kasus panah wayer ini sebagai atensi.

BACA  Terkait Panah Wayer Tiga Siswa Diciduk, Simak Berita dan Videonya

“Seluruh Kapolseks sudah saya perintahkan untuk melaksanakan patroli setiap malam, agar hal-hal seperti ini tidak berulang dan silahkan ajak media untuk bisa melihat kegiatan tersebut. Saya pun berjanji akan menindak tegas namun terukur, sesuai dengan aturan yang berlaku, terhadap para pelaku panah wayer ini. Semoga secepatnya bisa kami ungkap. Mohon doa dan dukungannya,” ungkap mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Sementara itu, Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK mengemukakan, pihaknya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bisa ikut serta membantu tugas Kepolisian dalam mencegah serangan panah wayer tersebut. Kasus panah wayer ini beberapa bulan lalu sudah berhasil diungkap oleh Polres Gorontalo Kota. Bahkan beberapa anak dibawah umur yang rata-rata berusia sekitar 16 tahun, yang diduga terlibat dalam peristiwa ini telah diamankan. Dari keterangan mereka, biasanya mereka nongkrong bersama rekan-rekannya hingga larut malam. Inilah yang diharapkan agar bisa menjadi perhatian pula dari orang tua dan juga lingkungan sekitar.

BACA  Terima Pesan Teror Panah Wayer, SIGAGA Razia Siswa

“Kami berharap agar orang tua dan masyarakat sekitar bisa lebih peduli dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. Persoalan Kamtibmas bukan semata-mata menjadi tugas dan tanggungjawab Kepolisian, akan tetapi semua elemen masyarakat harus turut ambil andil demi konduusifitas wilayah. Kami pun berjanji akan segera menuntaskan persoalan panah wayer ini,” pungkas Alumnus Akpol 1998 ini. (kif/hg)

-