Kota Gorontalo Diteror Panah Wayer, Mahasiswa Gelar Aksi

Wakapolda Gorontalo Kombes Pol. Drs. Jaya Subrianto saat menerima peserta aksi dari mahasiswa UNG yang mengecam teror panah wayer. (Foto Zulkifli Polimengo/Hargo.co.id)

Hargo.co.id, GORONTALO – Teror panah wayer yang menghantui warga Kota Gorontalo sejak sepekan terakhir ini, membuat mahasiswa turun ke jalan. Mereka menggelar aksi di Kantor Walikota Gorontalo, DPRD Gorontalo serta Polda Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, ratusan mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) gelar aksi pada Jumat (08/11/2019). Tujuannya mendesak pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk segera menyikapi teror panah wayer yang meresahkan warga Gorontalo.

“Masyarakat Kota Gorontalo kini sudah resah dengan adanya teror panah wayer. Kami meminta untuk semua pihak terkait segera turun tangan karena sudah marak dan telah memakan banyak korban,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Adam Yahya.

BACA  Kapolres: Tembak di Tempat Pelaku Panah Wayer

Lanjut katanya, sebagai mahasiswa, mereka mengecam keras tindakan atau aksi penembakan panah wayer yang beberapa pekan terakhir ini marak terjadi di Kota Gorontalo.

Wakil Walikota Gorontalo, Ryan Kono saat menerima peserta aksi dari UNG terkait maraknya panah wayer. (Foto Zulkifli Polimengo)

“Olehnya itu, kami meminta kepada walikota, maupun ketua DPRD dan Kapolda Gorontalo untuk segera mengambil langkah serius sekaligus mencarikan solusi untuk mengatasi masalah yang dapat merusak citra Gorontalo sebagai Daerah teraman ke dua di Indonesia ini,” tambahnya.

BACA  Terkait Panah Wayer Tiga Siswa Diciduk, Simak Berita dan Videonya

Wakapolda Gorontalo Kombes Pol. Drs. Jaya Subrianto yang menyambut kedatangan massa aksi menyampaikan, apa yang menjadi keresahan massa aksi juga merupakan keresahan aparat Kepolisian yang ada di Gorontalo.

“Apa yang menjadi pertanyaan seluruh adik-adik semuanya saya terima dan akan kami tindak lanjuti. Olehnya itu kami selaku Institusi Polri di Gorontalo juga mengajak kepada seluruh komponen dan masyarakat termasuk mahasiswa untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” kata Kombes Pol. Drs. Jaya Subrianto.

BACA  Razia Gabungan TNI-POLRI, Sembilan Pemuda Diamankan

Usai mendengarkan penjelasan dan berdiskusi dengan orang nomor 2 di Polda Gorontalo itu, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. Meski berlangsung aman dan lancar, aksi ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. (zul/hg).

-