Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kota Gorontalo Kembali Dihijaukan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 10 Oktober 2016 | 11:48 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan bersih dan asri. Forum Kota Hijau (FKH) Kota Gorontalo terus berupaya untuk konsisten menyerukan masyarakat agar terus menanam aneka ragam tumbuhan di lingkungan rumah dan sekitarnya.

Minggu (9/10) pukul 08.00 Wita, di RTH Moodu, Kota Timur, untuk kedua kalinya di bulan ini, FKH, Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Gorontalo, kembali membagikan bibit tanaman kepada masyarakat Kota Gorontalo. Setiap masyarakat diberikan 10 macam bibit tumbuhan yang dapat ditanam di lingkungan sekitar rumah.

“Kami ingin Kota Gorontalo ini benar-benar menjadi kota hijau, sebagaimana yang telah kami sepekati dengan Walikota Gorontalo bersama FKH pada 2013 silam,”kata Ketua FKH Rahman Dako kepada Gorontalo Post, kemarin. Setelah sebelumnya sempat mati suri, kini program penghijauan Kota Gorontalo dikatakan Rahman Dako sudah kembali digalakkan demi mewujudkan Gorontalo kota hijau.

Meski sosialisasi pembagian bibit tanaman tersebut baru sebatas pemberitahuan melalui media sosial, namun antusias masyarakat sangatlah tinggi. “Kebetulan bibit ini adalah bibit yang mudah untuk didapatkan. Beberapa diantaranya kami mengambil dari biji-bijian tanaman tersebut, seperti rica (cabai), pepaya, nenas serta berbagai macam bibit tanaman yang bisa menjadi apotik hidup di rumah kita,” terang Rahman.

Sementara itu, pembagian bibit tanaman yang terdiri dari berbagai macam jenis kepada masyarakat mendapat sambutan baik. “Tadinya hanya lewat. Ada yang bagi-bagi bibit tanaman katanya. Saya singgah dan sangat senang bisa membawa bibit tanaman yang saat ini mulai sulit ditemukan. Saya pagi ini membawa bibit tanaman apotik sehat. Ada Mayana, Kumis Kucing dan ada beberapa lagi,” ucap Rahmawati salah satu warga yang saat itu mengambil bibit tersebut.

Senada dikatakan Rosman, salah satu warga yang ikut mengambil bibit tersebut mengatakan, bahwa kegiatan bagi bibit gratis tersebut harus terus dijalankan. Bahkan harus lebih luas lagi. “Jika perlu setiap rumah dibagikan bibit gratis. Sosialisasi ini harus lebih meluas. Karena saya yakin banyak masyarakat yang ingin menaman di rumah mereka. Hanya saja karena kesulitan bibit, sehingga mereka kurang untuk menanam tumbuhan yang ramah lingkungan ini,” tuturnya. (ndi/Hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar