Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kota Gorontalo Longsor, Tiga Warga Tertimbun

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Headline Kota Gorontalo , pada Jumat, 3 Juli 2020 | 13:49 WITA Tag: ,
  Ilustrasi Longsor (foto : preventionweb.net)


Hargo.co.id, GORONTALO – Tiga warga Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulondalangi, Kota Gorontalo tertimbun longsor, Jumat (03/07/2020) sekitar pukul 11.05 Wita. Tiga warga itu adalah Hildan Datau Bayi berusia tiga bulan, Sita Datau balita usia empat tahun dan Ismail Datau ayah dari bayi dan balita.

Kejadian itu terjadi saat ke tiganya sedang istrahat tidur di salah satu dari rumah milik Epi Datau ayah dari Ismail Datau.

BACA  Video : Pinogu Terus Diguyur Hujan, Ketinggian Air di Bendungan Alale Capai 3,15 Meter

“Pas kejadian, dorang tiga ada ba guling di kamar,” ungkap Ratna Usman, ibu dan nenek dari tiga korban ketika ditemui Hargo.co.id di kediamannya.

Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari bagian kanan rumah. Ternyata suara itu adalah longsoran tanah yang menimpa rumah tersebut. Seiring suara dentuman itu, terdengar suara minta tolong berasal dari kamar.

Foto : Kondisi kamar dari rumah milik Epi Datau yang tertimpa longsor. (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)
Foto : Kondisi kamar dari rumah milik Epi Datau yang tertimpa longsor. (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)

“Anak saya Ismail Datau berteriak minta tolong. Saya pun langsung masuk ke kamar ternyata, anak dan cucu saya sudah tertimbun longsor. Anak saya tinggal terlihat kepalanya, sedangkan cucu saya sudah tidak terlihat lagi karena tertimbun longsor,” beber Ratna.

BACA  Wow, City Gila-gilaan Belanja Pemain

Ratna kemudian berteriak minta tolong kepada tetangga terdekat. Tiga korban pun dievakuasi menggunakan peralatan seadanya. Ratna dibantu warga sekitar akhirnya berhasil mengeluarkan anak dan cucunya dari timbunan longsor.

BACA  Prosesi Pemakaman Alm. David Bobihoe Digelar Secara Adat

Beruntung kejadian itu tidak menelan korban tewas. Hanya saja, Ismail Datau mengalami luka serius di bagian kepala karena tertimpa material bangunan. Sementara dua anaknya mengalami luka memar di sekujur tubuh.

“Saya pe anak pe kepala bocor. Sedangkan saya pe cucu luka-luka dibagian wajah dan tangan,” imbuh Ratna.

Saat ini ke tiga korban tengah mendapatkan perawatan dari Puskesmas terdekat.(rwf/hg)


Komentar