Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kuota CPNS Gorontalo Hanya 757, 13.808 Pelamar Adu Nasib

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 18 Desember 2019 | 15:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Persaingan merebut kursi PNS pada pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, sangat ketat. Sudah bisa dipastikan sebanyak 13.051 pelamar CPNS di Gorontalo, gugur. Sebab, kouta yang disapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk Gorontalo, hanya ada 757 formasi, sementara yang mendaftar mencapai  13.808 pelamar.

Angka itu merupakan jumlah pelamar yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi CPNS dari masing-masing instansi/ pemerintah daerah yang membuka penerimaan CPNS tahun ini. (lengkap lihat grafis).

Seperti diketahui tahun ini kouta CPNS sangat terbatas, Pemprov Gorontalo yang membuka rekrutmen, sementara tiga daerah, seperti Gorontalo Utara, Bone Bolango dan Pohuwato masing-masing hanya mendapat jatah 74, terbanyak di Kabupaten Gorontalo, formasinya mencapai 249, namun jumlah pelamarnya juga sangat banyak, yang dinyatakan lolos administrasi sesuai ketetapan panitia seleksi nomor 800/BK-Diklat/1312 tertanggal 16 Desember 2019, sebanyak 6.280 pelamar. Dari jumlah ini, jelas ada lebih dari 6000 pelamar yang akan gugur.

Di Kota Gorontalo, dari 3.736 pelamar, ada sebanyak 3.512 orang yang dinyatakan lulus berkas administrasi. Hal ini seperti diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Gorontalo Abdul Gafar Dude, Senin (16/12). Ia jelaskan, total jumlah yang lulus administrasi seleksi CPNS ini, merupakan akumulasi dari tiga formasi yang dibuka di Kota Gorontalo.

BACA  Akhir Pekan Ini, Beringin Memanas di Kota Gorontalo

Diantaranya, formasi pendidikan, kesehatan dan teknik. Sementara jumlah yang tidak lulus pada seleksi administrasi, sedikitnya 224 orang.

“Kami sudah terbitkan edaran bersifat pengumuman nomor 810/TIMSEL.CPNS/017/2019 tentang hasil seleksi administrasi CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo tahun 2019. Sehingga kami harapkan bagi seluruh masyarakat Kota Gorontalo, dapat mengecek di alamat Website BKPP yaitu, https;//sscn.bkn.go.di,” ujar Gaffar.

Dalam penerbitan hasil kelulusan administrasi CPNS ini, ia jelaskan pula para pelamar bisa memasukkan sanggahan. Jika memang tidak menerima, atau masih merasa keberatan dengan hasil tersebut. Surat sanggahan tersebut bisa dimasukkan sejak Selasa (kemarin.red).

“Penerimaan surat sanggahan ini dibuka selama tiga hari, sejak Selasa (kemarin), sampai dengan hari Kamis (besok),” tutup Gafar.

Di Pohuwato, Plt. Kepala Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Syaiful Safril menyampaikan, formasi CPNS Pohuwato terdiri dari 40 tenaga kesehatan dan 34 tenaga guru atau ada 74 kuota.

BACA  Satpol PP Terus Tindaki Pelanggar Pergub 41

Menurut Syaiful, berbeda dengan tahun 2018, dimana Pohuwato saat itu membuka 195 formasi jabatan, yang terdiri dari formasi umum tenaga guru 99, formasi umum tenaga kesehatan 95 dan formasi khusus eks-tenaga honorer kategori II 1 formasi, untuk mengisi 30 jabatan yang tersedia.

Sementara itu, lanjutnya, dari seluruh formasi CPNS yang dibuka di Kabupaten Pohuwato, 2 formasi jabatan yang tidak terpenuhi, yakni dokter umum dengan alokasi 1 formasi dan tidak ada pelamarnya, serta dokter gigi dengan alokasi 6 formasi dan yang melamar hanya 1 orang.

Dari total 609 pelamar, 5 jabatan yang paling banyak pelamarnya adalah pada jabatan Guru kelas, yakni sebanyak 139 pelamar, Guru Penjasorkes 104 pelamar, Guru Agama Islam 84 pelamar, Penyuluh Kesehatan Masyarakat 70 pelamar dan Bidan Terampil 52 pelamar.

Sedangkan untuk 5 jabatan yang paling sedikit pelamarnya adalah pada Jabatan Asisten Apoteker yakni 16 pelamar, Perawat Gigi Terampil 12 pelamar, Apoteker 4 pelamar, Dokter Gigi 1 pelamar dan Dokter Umum tidak ada pelamar.

BACA  Lewat KUR, Pemprov Gorontalo Upayakan Pangan Lokal Kembali Digemari

Terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelathihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bone Bolango, Nikson Adolog mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi seleksi administrasi pengadaan CPNS Bone Bolango, sebanyak 465 pelamar CPNS yang lulus seleksi administrasi dari jumlah total 476 pelamar yang sudah menyampaikan berkas ke BKPPD Bonebol. Itu artinya sebanyak 11 pelamar yang gugur seleksi administrasi.

Dijelaskan Nikson, pengumuman hasil seleksi administrasi dengan nomor : 810/BKPPD-BB//334/XII/2019 tentang peserta lulus seleksi administrasi pengadaan CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango TA. 2019 bisa diakses melalui laman http://sscasn.bkn.go.id dan htp://bkppd.bonebolangokab.go.id.

“Pelamar yang dinyatakan tidak lulus seleksi admistrasi berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi selama 10 hari yaitu tanggal 16-26 Desember 2019,”tegas Nikson. Adapun ketentuan dalam masa sanggah adalah pelamar melakukan sanggahan melalui dokumen yang telah diunggah. “Ya, kalau untik pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya yakitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan computer assited tes (CAT),”tutup Nikson. (gp/hg)


Komentar