Selasa, 6 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



KPU Gandeng AMSI Gorontalo Gelar Sekolah Literasi Pemberitaan

Oleh Admin Hargo , dalam Headline KPU , pada Minggu, 6 November 2022 | 21:05 Tag: ,
  KPU Provinsi Gorontalo melibatkan AMSI Gorontalo menggelar Sekolah Literasi Pemberitaan, Ahad (06/11/2022) yang dihadiri oleh Anggota KPU RI, Idham Holik. (Foto: Istimewa/AMSI)

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo melibatkan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Gorontalo dalam menggelar Sekolah Literasi Pemberitaan, Ahad (06/11/2022).

Kegiatan yang berlangsung di ballroom hotel Grand Q Kota Gorontalo itu, dihadiri langsung oleh Anggota KPU RI, Idham Holik, dan diikuti oleh perwakilan Mahasiswa, Tenaga Pendidik, Pegiat Demokrasi, Pemantau Pemilu, Pusat Bahasa, Dinas Kominfo,  Wartawan, Staf Sekretariat KPU Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatannya Idham Holik mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang mampu membuktikan bahwa Pemilu tidak hanya dipandang sebagai kegiatan KPU, tapi juga milik semua orang. Ia berharap hal ini tidak hanya dilakukan dalam konteks jurnalistik, akan tetapi konteks dalam unsur kehidupan profesi lainnya.

“Saya yakin kegiatan ini akan mendatangkan manfaat bagi kemajuan demokrasi elektoral di Gorontalo, dan kontribusi penting bagi demokrasi di Indonesia,” tutur Idham Holik.

Lebih lanjut Idham Holik juga mengungkapkan, dimana KPU RI terus mendorong peran jurnalis memberitakan Pemilu dengan memiliki nilai human interest. Sebab penyelenggaraan Pemilu di Era Post Truth (Pasca Kebenaran) saat ini memiliki tantangan besar, sehingga banyak terjadi popularisasi sosial dalam masyarakat akibat perbedaan dukungan, hingga kehilangan kesadaran dan moralitas politik.

“Penyebaran informasi hoax menjadi tantangan kita di Era Post Truth yang tidak hanya ditujukan kepada peserta Pemilu, namun kepada KPU yang juga menjadi sasaran Hoaks,” ungkap Idham Holik.

Anggota KPU RI itu juga menambahkan, dimana  literasi elektoral menjadi hal penting bagi masyarakat agar mudah menyaring informasi. Menurutnya pemberitaan yang humanis juga menjadi hal penting untuk ditujukan kepada masyarakat.

Sementara itu ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem, di kesempatan yang sama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil diskusi awal yang diberikan AMSI Gorontalo terhadap penguatan kepemiluan.

“Bukan untuk membanggakan diri, prestasi KPU Provinsi Gorontalo tentang Kreasi sosialisasi diraih pada tahun 2019 yang kami peroleh adalah tidak luput dari diskusi yang dilakukan KPU bersama media,” kata Fadliyanto Koem.

Menurut Fadliyanto Koem, pihaknya cenderung bekerja sama dengan media untuk menangkal hoaks. Sebab tantangan Pemilu saat ini sangat luar biasa, yang diharuskan memiliki skil untuk mengatasi informasi bohong.

“Untuk itu kegiatan ini kami berharap bisa meningkatkan pemahaman literasi bukan hanya saja bagi para jurnalis, tapi penyelenggara Pemilu,” imbuh Fadliyanto Koem.

Berkaitan dengan kegiatan ini, Verrianto Madjowa selaku Ketua AMSI Gorontalo mengaku memberikan materi Literasi Pemberitaan Penyelenggaran Pemilu dan Gangguan Informasi. Materi tersebut bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan peserta untuk mengatasi Mis/Disinformasi.

“Juga perlu kami tekankan bagaimana KPU Provinsi Gorontalo dan KPU Kabupaten/Kota bisa menyampaikan informasi setiap tahapan di media sosial maupun di Media Siber, serta media massa lainnya,” ujar Verrianto Madjoa.

Sebagai informasi, pelatihan ini menghadirkan trainer senior editor KLY Group (EMTEK Group), Nurfahmi Budiarto, yang memberikan materi dampak media sosial, manipulasi informasi dan narasi, serta membuat video singkat.(*)

 

Rilis: AMSI Gorontalo 

Editor: Zulkifli Polimengo

(Visited 38 times, 1 visits today)

Komentar