Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



KPU Pohuwato Beberkan Cara Nyoblos di Masa Pandemi

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Kab. Pohuwato KPU , pada Kamis, 3 Desember 2020 | 14:05 WITA Tag: , , ,
  Ketua KPU Pohuwato, Rinto W Ali


Hargo.co.id, GORONTALO – Pilkada serentak yang akan diikuti oleh 224 kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera digelar pada 9 Desember mendatang. Tak seperti biasanya, Pilkada 2020 ini digelar berbarengan dengan adanya pandemi Covid-19.

Sehingga, ada aturan baru dalam mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti agar sesuai dengan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

KPU sendiri telah mengeluarkan regulasi yang mengatur prosedur pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh semua pihak, baik peserta dan penyelenggara pemilu, khususnya petugas di TPS.

Ketua KPU Pohuwato, Rinto W Ali, mengatakan, pengabaian terhadap protokol kesehatan, baik selama tahapan Pilkada 2020 maupun pencoblosan, bisa berakibat serius, yakni kemunculan klaster-klaster baru penularan Covid-19.

BACA  Gubernur Gorontalo Pastikan Vaksin Siap Digunakan

“Kalau terjadi pelanggaran protokol kesehatan, potensi terciptanya klaster pilkada akan besar,” kata Rinto, Kamis (03/12/2020).

Sehingga, kata Rinto, penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk diperhatikan oleh semua pihak.

“Penerapan protokol kesehatan penting diperhatikan oleh penyelenggara pemilu, peserta pemilu, maupun pemilih.” terang Rinto. (kro/hg)

Berikut aturan mencoblos di masa pandemi:

  1. Satu jam sebelum pemungutan suara dilakukan, penyemprotan disinfektan di area TPS dengan disaksikan saksi dan pengawas yang sudah hadir.
  2. Pemilih menuju ke TPS dengan memakai masker, membawa alat tulis dan KTP. Pemilih diminta datang sesuai jadwal yang tertera di surat pemberitahuan pemungutan suara sebelum masuk TPS.
  3. Pemilih mencuci tangan selama 20 detik dan antri di pintu masuk TPS dengan memperhatikan jarak aman. Pemilih kemudian menjalani cek suhu tubuh. Bila terdapat pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,30 celcius atau lebih, maka yang bersangkutan diarahkan ke tempat yang disediakan di luar TPS atau bilik khusus.
  4. Pemilih mengisi formulir kedatangan dengan alat tulis sendiri. Pemilih memakai sarung tangan plastik yang diberikan KPPS. Pemilih menunggu giliran mendapatkan surat suara dengan duduk di kursi TPS selama menunggu giliran.
  5. Pemilih wajib menjaga jarak dengan orang lain.
  6. Setelah memasukkan surat suara ke kotak suara, pemilih membuang sarung tangan ke tempat sampah yang telah disediakan di dekat meja KPPS.
  7. Jari tangan pemilih ditetesi tinta oleh petugas KPPS terakhir. Kemudian mencuci tangan lagi di tempat yang tersedia di TPS sebelum pulang ke rumah.
BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Polres Bone Bolango Siap Tindak Tegas

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar