Senin, 25 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kurang Dikenal Masyarakat, Gubernur: Bank Sulutgo Harus Banyak Bersosialisasi

Oleh Mufakris Goma , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 23 Januari 2020 Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli berharap Bank Sulutgo terus melaksanakan sosialisasi. Pasalnya, kata Rusli, jika dilihat dari tingkat pengetahuan masyarakat pada umumnya, Bank Sulutgo masih kurang menggema di mata masyarakat, daripada BRI, BCA dan bank lainnya.

“Ini apakah memang kurang promosi atau daya saingnya, daya juangnya atau mungkin karena bank plat merah jadi masyarakat enggan mengetahuinya. Jadi tolong Bank Sulutgo harus berani menawarkan project-project yang besar. Contohnya kan Hotel Grand Q sudah di take over oleh Bank Sulutgo, itu satu langkah besar,” tutur Gubernur Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan kerjasama pengelolaan Rekening Kas Umum daerah (RKUD) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dengan Bank Sulutgo, Kamis (23/01/2020) di aula Rumah Dinas Gubernur.

BACA  Mulai Sore Ini, Semua Tempat Perbelanjaan di Gorontalo Ditutup

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyarankan kepada pihak Bank Sulutgo untuk bekerjasama dengan perusahaan swasta terlebih pertamina. Pasalnya, bagi Gubernur dia priode itu, segala bentuk kerjasama yang baik tentu saja akan meningkatkan inovasi Bank Sulutgo

“Contohnya anak saya itu kan punya pertamina, saya ingin pindahkan kasnya di Bank Sulutgo.  Tapi karena belum ada kerjasama antara pihak bank dengan pertamina maka belum jadi. Kami juga telah menghimbau bahkan mengharuskan pihak ketiga yang menjadi rekan Pemprov Gorontalo, untuk wajib hukumnya membuka rekening di Bank Sulutgo,” jelasnya

Sementara, terkait pengalihan kas daerah ke Bank Sulutgo, menurut Rusli, sebenarnya akan dilakukan dari tahun 2019, tapi terkendala dengan sejumlah syarat teknis yang harus dipenuhi oleh Bank Sulutgo.

BACA  Temui Petugas Perbatasan, Rusli Habibie Serahkan Bantuan Vitamin dan Sembako

“Tahun 2019 lalu, sebenarnya kas daerah sudah di Bank Sulutgo. Tapi, karena bank Sulutgo belum memenuhi beberapa syarat, jadi perpindahan ini baru dilakukan sekarang,” terang Gubernur Rusli.

Ditambahkannya, Pemprov Gorontalo akan mengupayakan agar kas daerah Kabupaten/Kota, masuk dalam kas Bank Sulutgo. Sebab, kata Rusli, kas daerah sudah semestinya berada di Bank pembangunan daerah.

“Kami akan coba usahakan agar kas daerah enam kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo berada di Bank Sulutgo. Hanya saja, diharapkan agar Bank Sulutgo diisi dengan orang-orang yang profesional dan jauh dari kepentingan politik agar pelayanan berjalan sesuai harapan banyak orang,” ujar Gubernur Rusli.

Sementara itu, ditempat yang sama, Direktur Operasional Bank Sulutgo Welan Palilingan menyampaikan Provinsi Gorontalo dengan 5 Kabupaten dan 1 Kota ini adalah salah satu pemegang saham dan juga sebagai pemilik dari BSG. Tercatat saham dari Provinsi Gorontalo sebanyak 2.8 persen atau sekitar 27 miliar.

BACA  Gubernur Gorontalo SaIat Idul Fitri di Rumah Jabatan

“Bank Sulutgo juga siap meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya layanan pembayaran gaji pegawai setiap tanggal 1 bulan berjalan yang tetap bisa dilakukan meski di hari libur akhir pekan ataupun tanggal merah. Intinya kami melayani transaksi itu 7 hari 24 jam penuh,” tutur Welan.

Penandatanganan RKUD sendiri dilakukan oleh Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Huzairin Roham dengan Direktur Operasional Bank Sulutgo Welan Palilingan dan disaksikan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.(adv/rwf/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar