Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kurangnya Persiapan, Tumbilatohe Dinilai Bakal Kurang Semarak

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 27 Juni 2016 | 12:21 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Tradisi malam pasang lampu atau tumbilotohe kurang dari sepekan lagi. Seiring hal itu masyarakat Gorontalo makin sibuk mempersiapkan tradisi tahunan tersebut. Namun dibandingkan tahun sebelumnya, semarak tumbilotohe tahun ini agak kurang bergeliat. Hal itu sebagaimana pantauan Gorontalo Post di beberapa titik yang menjadi pusat perayaan tumbilotohe setiap tahunnya.

Sampai dengan kemarin (26/6), baru ada beberapa titik yang telah mempersiapkan perayaan tumbilotohe. Di antaranya Jl. Bengawan Solo, Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Kemudian di Kelurahan Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamatan Sipatana, Jl. Rusli Datau, Kelurahan Dulomo, Kecamatan Kota Utara.

BACA  Pemprov Terima Bantuan 9.600 Paket PCR Swab dari GTPP Covid-19 Pusat

Selain itu di Jalan Bali, Kecamatan Kota Tengah, serta sebagian Jl. Rambutan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Beberapa tempat lainnya, seperti lapangan depan SMP Negeri 3 di Jl. Pangeran Hidayat atau jalan dua susun (JDS) persiapan yang terlihat baru pemasangan patok untuk tiang lampu.

“Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini agak kurang bergeliat. Sebab, biasanya pertengahan Ramadan masyarakat hampir di setiap kelurahan sudah sibuk menyiapkan tumbilotohe,” ungkap Andi Rahman, salah seorang warga Kota Gorontalo. Menurutnya, beberapa tempat yang menjadi pusat-pusat perayaan tumbilotohe sejauh ini belum terlihat persiapan.

BACA  Sungai Bone Meluap, Dandim 1304 Kerahkan Personilnya Evakuasi Warga

“Di Sombari (areal di Pertigaan Jl. Kalimantan,red) belum tampak persiapan tumbilotohe. Padahal di lokasi itu salah satu yang paling ramai. Begitu pula di jembatan Talumolo,” tuturnya. Terpisah, Risna salah seorang penjual lampu botol di kompleks pasar Sentral Kota Gorontalo mengaku sejauh ini permintaan lampu botol masih sepi. “Belum banyak. Mudah-mudahan satu dua hari kedepan ada peningkatan,” ungkap perempuan berkulit sawo matang itu.

BACA  Ini ‘Ritual’ Wajib Turis Asal Timur Tengah di Puncak Bogor

Risna menambahkan, penjualan lampu botol dari waktu ke waktu menunjukkan tren penurunan. “Mungkin banyak yang sudah pakai lampu listrik, sehingga sudah kurang yang pakai lampu botol,” imbuh Risna. Di bagian lain, Pemerintah kota dan kabupaten memastikan perayaan tumbilotohe tahun ini akan semarak. Seperti Pemkot Gorontalo yang memastikan ada 14 titik pusat perayaan tumbilotohe. 

Laman: 1 2 3


Komentar