Kota Gorontalo

Kurikulum Terintegrasi P4GN, Diharapkan Dapat Bentengi Siswa dari Narkoba

×

Kurikulum Terintegrasi P4GN, Diharapkan Dapat Bentengi Siswa dari Narkoba

Share this article
Kurikulum Terintegrasi P4GN, Diharapkan Dapat Bentengi Siswa dari Narkoba
Kepala BNN Kota Gorontalo Lee Chandra Wahidji pada kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Jenjang SMP di Hotel Grand Quality Kota Gorontalo, Selasa (7/5/2024). (Foto: Raman Supriyatna untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – BNN Kota Gorontalo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan tengah menyusun Kurikulum Terintegrasi untuk diterapkan di sekolah yang ada di daerah itu.

Berita Terkait:  Marten Taha Apresiasi Peluncuran Tahapan Pilkada 2024

Rencana pembelajaran tersebut adalah kurikulum terintegrasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kepala BNN Kota Gorontalo Lee Chandra Wahidji mengatakan, penyusunan Kurikulum terintegrasi yang diharapkan dapat membentengi para siswa dari pengaruh penggunaan narkoba.

Berita Terkait:  RSAS Kini Melayani Operasi Varises Tanpa Sayatan, Bisa Pake BPJS

“Penyusunan ini sudah kami mulai pada bulan Maret tahun lalu,” kata Lee Chandra pada kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Jenjang SMP di Hotel Grand Quality Kota Gorontalo, Selasa (7/5/2024).

Dirinya menjelaskan, Kota Gorontalo merupakan penyusun pertama kurikulum merdeka terintegrasi P4GN tingkat SMP dan merupakan satu satunya di Indonesia.

Berita Terkait:  ASN Pemkot Kerja Bakti di Masjid Agung Baiturrahim, Warga Sambut Positif

Sebelumnya, kata Lee Chandra, kurikulum K13 P4GN sudah pernah ada di daerah Kepulauan Bangka Belitung, namun itu untuk tingkat SMA.

“Sehingga Kota Gorontalo merupakan satu satunya di Indonesia yang menjadi penyusun pertama Kurikulum merdeka terintegrasi P4GN di tingkat SMP,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Dukung Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an, Ismail Madjid Apresiasi Yayasan Ma'rifah

Dirinya bersyukur penyusunan kurikulum bersama Pemerintah Kota Gorontalo ini mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk tim pusat kurikulum dan pembelajaran Kementerian Pendidikan RI.

“Alhamdulillah penyusunan kurikulum, ini mendapat dukungan langsung dari Pak Walikota dan Pemerintah,” kata Lee Chandra.

Berita Terkait:  Marten: Pelaksanaan MPLS Bermanfaat Bagi Siswa Baru

“Bahkan terobosan ini, juga mendapat apresiasi dari tim pusat kurikulum Kementerian Pendidikan Republik indonesia,” imbuhnya.

Dirinya berharap, dengan kurikulum yang disusun ini dapat membentengi para siswa siswi yang ada di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Ismail Madjid Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Otanaha 2025

“Kami berharap dengan terobosan ini bisa membentengi para siswa agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Mengingat di Kota Gorontalo ini pada umumnya yang menggunakan adalah para siswa,” pungkasnya.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  80 Pelaku Usaha Kecipratan Bantuan Modal dari BAZNAS Kota Gorontalo