Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kursi Jepara Produk Lokal Terancam

Oleh Fajriansyach , dalam Ekonomi , pada Sabtu, 7 Oktober 2017 | 14:20 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Produk lokal seperti kursi rotan dan sejumlah kerajinan lainnya kini terancam dengan semakin banyaknya produk jepara yang masuk ke daerah ini.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, jika beberapa tahun lalu, produk jepara masuk ke Gorontalo melalui sejumlah pelaku usaha di daerah ini, kini para pengusaha jepara dari Jawa langsung memasarkan produk mereka ke Gorontalo. Baik melalui bisnis online dan kredit member.

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Tak hanya kemudahan dalam memperoleh produk ini, harga yang ditawarkan pun cukup rendah dari harga toko, dikisaran Rp 1,5 juta-15 juta per set untuk kursi, Rp 2-8 juta untuk tempat tidur, 3-7 juta meja makan dan beberapa produk lain.

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Anita Gani, salah seorang marketing produk jepara mengatakan, sistem penjualan produk jepara kini semakin mudah. “Harga barang rendah dan dapat dicicil, ketika sudah 5-6 kali cicil, barang lansung diantar sesuai pesanan,” katanya.

Sejauh ini, Anita mengaku, produk jepara yang dipasarkannya itu laku keras. Sebulan kurang lebih ada 15 produk yang laris. “Kebanyakan kursi tamu, tempat tidur dan meja makan,” tuturnya.

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Mahmud, salah seorang penjual kerajinan rotan di Gorontalo mengaku saat ini, penjualannya telah merosot akibat serbuan produk jepara. “Mungkin pemerintah bisa batasi masuknya produk ini, karena kasihan kami, produk kami tidak laku dan produk khas daerah semakin dilupakan,” ujarnya.(dan/hg)


Komentar