Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi 4 Oknum Siswa Diamankan Saat Ngelem

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 9 November 2017 | 07:29 Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Keberadaan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) sangat penting dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Termasuk mengantisipasi munculnya tindak pidana maupun perilaku menyimpang. Seperti yang terjadi di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Rabu (8/11). Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Tengah Brigadir Faisal Karim,SH mengamankan empat oknum siswa di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Keempat oknum siswa itu diamankan saat sedang asyik menghirup lem Eha-Bond. Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, perilaku oknum siswa yang berpotensi menjurus ke penyalahgunaan narkoba itu terungkap setelah pihak sekolah mendapat informasi adanya sejumlah yang sedang pesta menghirup lem Eha-Bond, Rabu (8/11) pukul 12.30 wita.

Pesta itu digelar di depan salah satu kos yang terletak di depan SMK. Mendapat informasi itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rahmad Modjo langsung datang ke tempat kos.

Saat digrebek kumpulan siswa laki-laki dan perempuan yang sedang pesta lem Eha-Bond langsung kocar-kacir. Meski begitu empat oknum siswa berhasil diamankan. Sementara lainnya kabur.

“Keempat oknum siswa ini dibawa oleh guru mereka kepada kami di Polsek Kota Tengah dan diterima langsung oleh SPKT II Brigadir Thalib Usman untuk diberikan pembinaan,” kata Kapolsek Kota Tengah Iptu Risda Itfira, melalui Anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Faisal Karim, kemarin.

Keempat siswa itu berinisial IA (19), MSF (19), DAM (17) dan NAP (15). Saat dimintai keterangan terungkap bila NAP berperan sebagai penyedia kamar kos kepada rekan-rekannya untuk menghirup lem EHA-Bone. Ketika rekan-rekannya sudah berada di dalam kamar, Nur pindah ke kamar lainnya. Aktivitas para siswa itu pun dilakukan pada saat proses belajar mengajar.

“Kami sudah memberikan pembinaan kepada para siswa dimana menghirup lem EHA-Bone sangat berbahaya terhadap kesehatan. Oleh karena itu, diharapkan agar hal ini tidak terulangi kembali dan diminta agar bisa mensosialisasikan hal ini kepada rekan-rekan siswa lainnya sehingga tidak ada yang melakukan hal yang serupa,” kata Faisal Karim.

Keempat siswa itu pun diizinkan untuk kembali ke rumah mereka setelah dibuatkan surat pernyataan dan dijemput oleh pihak orang tua.(kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar