Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi, Buron Asal Sulut Dibekuk di Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:06 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Untuk kesekian kalinya, buron asal Sulawesi Utara (Sulut) berhasil diringkus di Gorontalo. Jika sebelumnya Polda Gorontalo berhasil meringkus burun dugaan kasus pencabulan, kali ini Tim Resmob gabungan Polda Gorontalo dan Polres Bone Bolango meringkus terduga pelaku penipuan.

Informasi yang berhasil dihimpun, bersama dengan Tim Resmob Polresta Manado, Selasa (29/10/2019) berhasil meringkus pelaku RA. Tim ini dipimpin langsung oleh Ipda. Sucipto Amboy SH, di wilayah Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

BACA  Susah Belajar Online, Pasutri Bunuh Anak Kandung

Ketua Tim Resmob Polda Gorontalo IPDA Sucipto Amboy, SH menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi yang disampaikan oleh Tim Resmob Polresta Manado tetang keberadaan satu dari empat pelaku penipuan yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Manado.

“Sebelumnya kami melacak keberadaan pelaku diwilayah Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Kami lalu berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Bone Bolango. Pelaku memang terbilang lihai dalam bersembunyi dan menghindar dari kejaran Polisi. Namun berdasarkan kerja sama tim yang solid, kami akhirnya berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan,” jelasnya.

BACA  Jalan Kaki, SMS Dikawal Pendukungnya Menuju KPU Pohuwato

Usai ditangkap, pelaku RA kemudian langsung dibawa oleh Tim Resmob Polresta Manado ke Mapolresta guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

BACA  Pelaku Pembacokan di Pasar Sentral Berhasil Diringkus

Diketahui sebelumnya, pada (16/10/2019) RA bersama 3 orang rekannya, telah melakukan tindak pidana penipuan dengan menjual barang antik senilai Rp 115.000.000 kepada korbannya. Setelah korban menguji keaslian barang antik tersebut, ternyata palsu dan pelaku melarikan diri ke luar daerah.

Selain RA, Tim Resmob Polresta Manado juga telah mengamankan 2 orang pelaku di wilayah Bitung dan Kotamobagu. Sementara 1 orang lainnya masih dalam perburuan Polisi. (zul/hg)


Komentar