Sabtu, 16 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi, Oknum Polisi Berulah, Pegawai Perhubungan di Kejar Pakai Parang saat Bertugas

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 16 April 2016 | 17:24 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Nasib Sabrin Manangkali (45) nyaris berakhir naas.

Saat bertugas menertibkan lalu lintas usai konser Padeti Ismail di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Rabu (13/4), ia dikejar YS alias Iwan oknum polisi dengan menggunakan parang.

Sontak pria yang tinggal di kelurahan Molosifat W. Kecamatan Kota Barat itu lari kocar kacir. Untungnya, Sabrin mampu menyelamatkan diri dari kejaran Iwan.

BACA  Resmob Gabungan Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan di Biau

Kepada Gorontalo Post, Sabrin yang kesehariannya sebagai pegawai lalu lintas angkutan jalan raya (LLAJR) di dinas perhubungan Kota Gorontalo mengakui saat itu dirinya sedang melakukan tugas untuk melancarkan lalu lintas di kompleks Taruna Remaja

. Kondisi yang macet tentunya membuat Sabrin mengalihkan kenderaan untuk melintasi jalan lainnya.

“Saya memberhentikan mobil terlapor. Setelah memberhentikan, tiba-tiba tanpa alasan jelas, yang bersangkutan langsung mengambil parang yang tersimpan di bangku belakang mobilnya. Saya belum lari, tetapi ketika dia keluar dari mobil dan melepaskan parang tersebut dari sarungnya, saya lari sekuat mungkin,” ucapnya.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

“Saya mendengar si terlapor mengatakan bahwa saya akan dipotong-potong. Maka saya menyelamatkan diri,” sambung Sabrin.

Merasa takut, Sabrin langsung melaporkan aksi Iwan ke Polres Gorontalo Kota.

“Saya tidak mengetahui siapa orang tersebut. Namun setelah saya lapor ternyata baru saya tahu bahwa orang tersebut adalah oknum anggota kepolisian dari Polda Gorontalo,” terangnya.

BACA  Wanita di Gorontalo Meninggal Dunia dengan Delapan Luka Tusukan

Sementara itu, dikonfirmasi Kapolres Gorontao Kota AKBP Rony Yulianto,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Indra Dalimunthe,SIK membenarkan adanya kasus pengancaman tersebut dan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Untuk sementara pihak kami akan memanggil saksi yang melihat dan kejadian tersebut,”ungkap Indra. (ndi/tr-49/hargo)


Komentar