Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi Pemuda Cabuli Anak di Bawah Umur, Ibunya Malah..

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 18 Januari 2018 | 09:40 WITA Tag: ,
  


Gorontalo, Hargo.co.id – Seorang ibu rumah tangga, sebut saja Nuke, asal Batudaa, mencari keadilan di Polres Gorontalo, kemarin, Rabu (17/1). Itu lantaran anak gadisnya, sebut saja Mawar (14) menjadi korban dua pemuda yang sekampung dengannya. Yang lebih menggemaskan lagi, Nuke malah dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak penganiayaan.

Infomasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa tak senonoh itu pertama kali diketahui ibunya dari para tetangga. Pengakuan tetangganya bahwa peristiwa itu diceritakan sendiri oleh Mawar karena tak kuat menahan batin dan takut dimarahi oleh orang tuanya.

Dari pengakuan Mawar, bahwa peristiwa itu terjadi pada bulan Mei 2017. Saat itu, Mawar sedang berada di sekolah. Saat sedang jam istirahat, Mawar dijemput oleh salah seorang kenalannya berinisial K alias Kif (18).

BACA  Image TPA Harus Jauh dari Kesan Kumuh dan Busuk

Oleh Kif, Mawar di bawa ke salah satu rumah kosong di Desa Pilobuhuta. Disitulah pertama kali mahkota milik Mawar direnggut. Dari pengakuan Mawar, ABG yang masih duduk di bangku SMP ini dipaksa untuk melakukan hubungan layaknya suami isteri. Mawar pun mengaku dipukuli dan di kunci pada sebuah kamar karena tidak mau menuruti permintaan Kif.

Rupanya penderitaan Mawar tidak hanya sampai disitu. Keesokan harinya, gadis manis ini pun diajak oleh AI alias Dam (20) ke rumahnya. Lagi-lagi, Mawar dipaksa untuk melakukan hubungan layak sensor tersebut.

BACA  Ingin Tahu Jumlah Saham Pemprov Gorontalo di BSG? Baca di Sini

Lama kejadian itu dipendam, Mawar pun akhirnya menceritakan kepada para tetangganya karena takut dengan orang tuanya. Nuke, ibu korban mengaku dirinya sangat marah karena tidak terima dengan apa yang telah dilakukan para bejat tadi kepada anaknya.

Namun malah Nuke yang dilaporkan kepada pihak yang berwajib atas tuduhan tindak penganiayaan kepada kedua pemuda tersebut.

“Saya malah dilaporkan karena katanya memukul. Saya sebagai orang tua jelas akan sangat marah ketika anak saya harus dilakukan seperti itu,” ujar Nuke yang saat itu ditemui di Polres Gorontalo. Dia pun berharap agar ada keadilan terhadap apa yang sudah menimpa kepada anaknya.

BACA  Bos Lama Jadi Tersangka karena Aksi Koboi, Restock.id Ganti CEO

Kasat reskrim Polres Gorontalo, AKP Rhemmi Bheladona SIK mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami hal tersebut.

“Sementara ini kita masih periksa saksi-saksi, korban dan sudah ada hasil VER-nya (Visum et Refertum). Tinggal kita periksa terlapor dan lengkapi administrasi penyidikannya,” ujar Rhemmi.

Terkait kasus ini pula, dinas terkait belum memberikan pendampingan. Padahal, orang tua Mawar sudah mengadukannya kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabgor. Pihak Dinas P3A Kabgor pun belum berhasil dimintai konfirmasi karena pejabat yang bersangkutan tak ada di tempat.(tr-56)


Komentar