Rabu, 24 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi… Polisi Gerebek Sarang Togel

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:12 WITA Tag:
  


Hargo.co.id GORONTALO – Empat warga Kecamatan Telaga masing-masing YI alias Sin (32) dan AK alias Ula (45) dan UB alias Ari (44) tidak bisa berkutik ketika Tim Buru Sergap (Buser) Polda Gorontalo menangkap ke Empat lelaki tersebut. Mereka ditangkap dalam penggrebekkan di Desa Ulapato, Telaga Biru, Minggu, (22/8), karena terlibat dalam kasus judi togel.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggrebekan yang dilakukan Tim Buser Ditreskrimum Polda Gorontalo ini bermula dari aduan masyarakat. Kasus togel di Telaga Biru marak. Dari aduan itu Kapolda menginstruksikan untuk menyedilidiki dalang penjual kupon togel di kawasan itu. Terungkaplah, keempat nama itu dan sejumlah nama lainnya.

BACA  Polda Gorontalo Akan Menindak Tegas Soal Peredaran Narkoba

Hingga Minggu, (22/8), petugas mendapat laporan, mereka tengah beraksi di salah satu rumah warga di Desa Ulapato. Petugas pun langsung bergerak cepat menggrebek rumah tersebut.

Di rumah itulah, petugas berhasil menangkap, YI, AK, UB dan RH.  Dari tangan para pelaku petugas menyita barang bukti berupa 6 rekapan togel, 3 buah handphone, uang sebanyak Rp 2.457.000 yang diduga hasil penjualan kupon togel.

BACA  Polsek Popayato Gagalkan Penyelundupan Solar Bersubsidi ke Sulteng

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), para tersangka kemudian langsung digelandang ke Mapolda Gorontalo. Dalam penyelidikan selanjutnya, terungkap YI, AK, dan RH merupakan pengecer togel. Ada pun UB merupakan agennya.

Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Hengkie Kaluara melalui Kabid Humas AKBP S. Bagus Santoso mengatakan, saat ini para pelaku sudah diamankan pihaknya bersama sejumlah barang bukti tersebut.

BACA  Dua Terduga Pelaku yang Cekoki Bayi dengan Miras Terancam 10 Tahun Penjara

Menurut Bagus, kasus ini masih akan terus dikembangkan guna menyelidiki para pelaku Judi Togel lainnya di Telaga Biru maupun di wilayah lainnya di Gorontalo. “Para tersangka akan kita kita beri sanksi tegas. Mereka akan dijerat sebagaimana ketentuan pasal 303 KUHP,” pungkasnya. (tr-53/ar/hargo).


Komentar