Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi, Polres Gorontalo Kota Amankan Ratusan Liter Cap Tikus

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 6 April 2021 | 00:05 WITA Tag: ,
  Ilustrasi, ratusan liter Cap Tikus. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Kota kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) yang bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tentram, damai dan kondusif.

Benar saja, pada rabu 24 Maret 2021, berselang beberapa saat setelah menerima informasi dari warga tentang adanya peredaran miras di salah satu rumah warga yang ada di Jl. Kiai H. Ahmad Dahlan, Keluaran Limba B Kecamatan Kota selatan, Kota Gorontalo, Personel Polres Gorontalo Kota langsung menuju ke lokasi dan melakukan penyelidikan.

BACA  Bengkel Diminta Tak Jual dan Tak Pasang Knalpot Racing

Saat melakukan penggeledahan di salah satu rumah warga berinisial HA (42), petugas berhasil menemukan dan menyita 118 botol ukuran 600 mili liter dan 9 sak isi 12 liter cairan yang diduga kuat adalah miras jenis cap tikus.

Kapolres Gorontalo kota, AKBP Desmont Harjendro, AP., S.I.K., MT melalui Kabag Ops, Kompol Ishandi Saputra SH. S.I.K dalam konferensi pers Senin (05/04/2021) menjelaskan, pengungkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dan aduan dari masyarakat.

BACA  Benteng Ulantha, Indah dan Menarik, Meski Tak Terkait Masa Lalu

“Jadi setelah menerima informasi atau aduan dari masyarakat, kami langsung turun ke lokasi tersebut dan ternyata benar, setelah melakukan penggeledahan, kita menemukan ratusan liter cap tikus siap edar, yang menurut pengakuan HA, barang tersebut diduga didapatkan dari seseorang berinisial M, yang hingga saat ini statusnya masih DPO (Daftar Pencarian Orang),”jelas Kompol Ishandi Saputra SH. S.I.K.

Kabag Ops Polres Gorontalo Kota yang dikenal akrab dengan kalangan Wartawan itu juga menerangkan, dimana HA sendiri melanggar pasal 142 juncto pasal 91 ayat 1 UU No 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman pidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak 4 milyar, juncto pasal 204 KUHP dengan pidana maksimal 15 tahun penjara.

BACA  Jalan di Kota Gorontalo Masih Banyak yang Berlubang

“Untuk saat ini tersangka HA sudah diamankan dan sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka juga di Sat Narkoba Polres Gorontalo Kota,”pungkas Kompol Ishandi, SH S.I.K (rita/ung/hargo)


Komentar